Pengawasan

Erma Minta Penegak Hukum Jamin Hak Politik Warga Binaan

PARLEMENTARIA.COM– Politisi perempuan Partai Demokrat di Komisi III DPR RI, Erma Suryani Ranik aparat penegak hukum menjamin hak-hak politik warga binaan yang berada di Kalimantan Barat.

“Meski narapidana, tetapi hak politik mereka harus tetap dijamin. Kami mendorong penegak hukum menjamin kesediaan hak politik narapidana yang merupakan warga Kalbar,” kata Erma di sela-sela Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI ke Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Pontianak, Senin (7/5).

Wakil rakyat dari Dapil Provinsi Kalimantan Barat ini memaparkan adanya persoalan administrasi terhadap warga binaan yakni tidak tersedianya KTP sebagai syarat melakukan pencoblosan, karena proses hukum yang dijalani.

Tidak semua warga binaan memegang KTP. Ia meminta hal itu perlu ada dispensasi khusus. “Jadi ada warga binaan yang tidak pegang KTP karena menjalani proses hukum. Entah KTP itu ditaruh dimana. Saya minta itu ada dispendasi khusus, karena mereka adalah warga Kalbar. Jangan sampai mereka kehilangan hak pilih.”

Erma juga menyoroti kesiapan keamanan jelang dan pasca Pilkada 2018 yang digelar di 171 kabupaten/kota. Ini karena Mabes Polri menetapkan Kalimantan Barat salah satu daerah rawan konflik karena Pilkada.

Hal tersebut, ungkap Erma yang periode lalu adalah senator Kalimantan Barat, harus menjadi perhatian semua pihak. Yang mendesak buat wakil rakyat ini, kesiapan aparat penegak hukum dalam pelaksanaan Pilkada.

“Paparan Mabes Polri, dari 17 Pilgub seluruh Indonesia, potensi konflik ada di Kalbar. Kita ingin aparat bersikap profesional. Jangan sampai ada masalah tetapi dianggap tidak ada masalah. Saya minta penegak hukum bertindak profesioanal,” kata dia.

Dikatakan Erma, ini tidak saja menjadi tugas aparat penegak hukum demi terciptanya Pilkada yang damai tetapi peran masyarakat juga juga diminta tidak mudah terprovokasi berbagai macam hasutan karena perbedaan pilihan politik. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top