Pengawasan

Hetifah: Hardiknas Harus Jadi Momentum Evaluasi Kualitas Pendidikan Indonesia

PARLEMENTARIA.COM– Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada hari ini (Rabu 1/5-red) harus menjadi momentum evaluasi sampai dimana kualitas pendidikan, apakah sudah sesuai dengan amanat konstitusi UUD 1945, UU No: 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas, UU No: 14tahun 2005 tentang guru dan dosen.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian dalam keterangan persnya yang disampaikan melalui WhatsApp (WA) kepada Parlementaria.com, Rabu (1/5). “Saat ini ada tiga tantangan utama pendidikan di Indonesia,” kata Hetifah.

Pertama, ungkap Ketua Umum Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) tersebut, masalah pemerataan pendidikan. Jangan lagi ada kesenjangan terutama pendidikan di daerah pedalaman, perbatasan dan pulau-pulau terluar.

Hal ini, jelas wakil rakyat dari Dapil Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara itu, terlihat dalam melaksanan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang baru dilaksanakan. “Kita masih mendapati infrastruktur belum merata, dan beberapa sekolah masih terkendala dalam pelaksanaan UNBK.”

Berikutnya, masalah guru dan tenaga kependidikan terutama pasca pengalihan kewenangan sekolah tingkat SMA dan SMK dari pemerintah Kab/Kota ke pemerintah Provinsi.

Pasca pengalihan ini, lanjut mantan aktifis kampus ini, masih banyak menyisahkan persoalan sehingga perlu ditata kembali dan dicari solusinya. “Bika perlu, Komisi X DPR RI menjajaki dan mengusulkan adanya UU Perlindungan Guru.”

Menurut Hetifah, pendidikan Indonesia harus disesuaikan dengan perkembangan zaman (era digital). Untuk itu, harus dilakukan peningkatan agar lulusan sekolah dan perguruan tinggi dapat diterima di dunia kerja.

“Jika merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), Agustus tahun lalu, 242.937 lulusan diploma (3,47 persen) dan 618.758 lulusan universitas (8,83 persen) tercatat sebagai pengangguran terbuka, dengan kata lain tidak terserap pasar tenaga kerja,” demikian Hetifah Sjaifudian. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top