Pengawasan

DPR Harapkan Musim Haji 2018 Sudah Ada Pemberangkatan Jemaah Dari BIJB

PARLEMENTARIA.COM– Politisi Partai Demokrat yang membidangi infrastruktur, Agung Budi Santoso berharap Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kerta Jati, Kabupaten Majalengka harus mampu memberikan nuansa kearifan lokal yang mencerminkan kultur Jawa Barat.

Hal itu, kata anggota Komisi V DPR RI tersebut dalam keterangannya yang diterima Parlementaria.com, Jumat (23/2), sangat penting karena BIJB bakal menjadi gerbang Indonesia di Jawa Barat buat masyarakat manca negara.

Karena itu, ungkap wakil rakyat dari Dapil Jawa Barat tersebut, komisi V DPR RI nantinya akan terus melakukan pengawasan dalam pembangunan bandara bertaraf internasional tersebut sampai pembangunannya selesai.

“Kami selalu berpersan setiap gerbang Indonesia dari sisi udara, sehingga harus ada kesan bahwa orang yang turun di Kertajati harus betul-betul merasakan nuansa daerah Jawa Barat. Bangunan dan ornamen harus mencerminkan Jawa Barat,” ungkap Agung.

Laki-laki kelahiran Pekalongan, 13 Nopember 1966 tersebut menegaskan, pihaknya ingin mengawal pembangunan bandara ini agar menjadi bandara yang terbaik untuk saat ini.

Karenanya, ia akan selalu memberi masukan agar hasilnya sesuai dengan apa yang diharapkan. “Kita ingin jadikan BIJB bandara terbaik saat ini. Kita mulai atur dari sisi infrastruktur, terminal, sarana pendukung lainnya harus diperhatiakan. Kita kasih masukan agar BIJB dibangun sesuai dengan apa yang kita harapkan,” ungkap Agung.

Agung yang juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) atau alat kelengkapan DPR RI tersebut, bakal terus melakukan pemantau pembangunan bandara ini.

Kontrol dan pengawasan para wakil rakyat di Komisi V DPR RI terhadap bandara itu diharapkan mampu mempercepat progres pembangunan agar dapat digunakan tahun ini. “Kita berharap musim haji ke depan sudah ada penerbangan awal. Kita akan kontrol dan tinjau lagi,” sambung dia.

Agung mengapresiasi pelaksana proyek BIJB karena selama pembangunan bandara ini tidak ada terjadi kecelakaan kerja sehingga ketaatan dalam menjalankan SOP dan standar keselamatan kerja perlu ditiru seluruh kontraktor yang saat ini tengah mengerjakan proyek-proyek pemerintah ditengah maraknya kecelakaan kerja dalam pembangunan infrastruktur di tanah air.

“Selama pembangunan bandara ini tidak ada kecelakaan. Artinya, semua pekerjaan sudah sesuai dengan SOP. Kita apresiasi BIJB yang bangun bandara ini, ini wjaib dipertahankan, tidak boleh ada kecelakaan kerja sedikitpun,” demikian Agung Budi Santoso. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top