Pengawasan

Ditinjau Komite I DPD, Dari Dana Desa Dibuat Kebun Wisata Belimbing

PARLEMENTARIA.COM – Selama ini banyak beredar berita tentang ketidak berhasilan dalam pengelolaan dana desa yang dikucurkan pemerintah berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Bahkan tidak jarang pula terjadi penyalahgunaan dana desa tersebut masuk ke ranah hukum.

Namun dibalik isu negatif penggunaan dana desa tersebut, ada juga desa yang dinilai sukses mengelola jatah dana desa mereka. Seperti Desa Dempel di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (Jatim). Dari dana desa yang mereka kelola, dibuat Kebun Wisata Belimbing. Bisa dikatakan, Kebun Wisata Belimbing itu menjadi salah satu icon keberhasilan penggelolaan dana desa di Kabupaten Ngawi.

Desa tersebut ditinjau langusng oleh Tim Komite I DPD RI ketika melakukan kunjungan kerja dalam rangka melakukan pengawasan atas pelaksanaan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa ke Kabupaten Ngawi, Senin (4/12/2017). Tim tersebut dipimpin Wakil Ketua Komite I DPD HA. Hudarni Rani (Bangka Belitung) dengan anggota Ahmad Subadri (Banten) dan Yusran A. Silondae (Sultra).

Sebelum meninjau langsung Desa Dempel, rombongan melakukan pertemuan dengan kepala desa se Kabupaten Ngawi di Kantor Bupati Ngawi yang dihadiri Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Pimpinan DPRD dan Forkopinda Ngawi serta Satuan Perangkat Daerah (SKPD) setempat.

Tiga senator yang ikut dalam kunjungan ke desa tersebut cukup berdecak kagum melihat keberhasilan pengelolaan dana desa tersebut. Penggunaan dana desa di desa itu betul nyata terlihat. Bukan itu saja, sistem pendataan data desa tersebut tertata dengan baik.

Dengan menggunakan dana desa untuk pemberdyaan masyarakat, dibuat kebun wisata belimbing. Kebun belimbing itu kini sudah mulai berbuah dan buahnya pun dinikmati rombongan Tim Komite I DPD. “Dari tadi kami mau mencari apa yang bisa kami kritik di sini, tapi belum ketemu,” ujar Ahmad Subadri.

Saya bukan memuja muji, tapi ini memang luar biasa apa yang kami temui di sini. Jika di tempat lain kami selalu menerima keluhan, tapi di sini kami menemukan hasil nyata. Desa lain harus belajar ke sini,” ulas senator pemilihan Banten itu dan berjanji keberhasilan penggunaan dana desa di Desa Dempel itu akan ditularkan ke daerah lain.

Kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ngawi Kabul Tunggul Winarno yang ikuti mendampingi Tim Komite I, Ahmad Subadri menyarankan agar di desa lain di Ngawi dikembangkan budidaya yang lain. “Jika di desa sini dikembangkan belimbingisasi, maka di desa lain bisa pisangisasi, atau buah yang lain.

Pujian serupa juga disampaikan senator asal Sultra, Yusran. “Saya mengapresiasi atas keberhasilan pengggunaan dana desa di desa ini. Mudah-mudahan ini mendorong desa-desa lainnya untuk lebih berinovasi dalam menggunakan dana desanya,” ujar Yusran. (esa)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top