Peristiwa

Alumni Bagikan Sarapan Gratis Kepada Peserta Reuni 2/12 di Prapatan Monas

PARLEMENTARIA.COM– Rasa seperjuangan, seagama dan sebangsa tampak begitu erat antara sesama alumni 212. Dalam reuni 2/12 yang dilangsungkan, sejak Sabtu (2/12) usat shalat subuh berjamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat sudah berbondong-bondong menuju kawasan Monumen Nasional (Monas).

Peserta reuni tersebut yang datang dari berbagai daerah di tanah air tidak hanya berkumpul di Masjid Istiqlal, tempat ibadah umat Islam terbesar di Asia Tenggara ini. Namun, mereka juga yang nginap di rumah saudara mereka di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Mulai dinihari mereka sudah bergerak menuju kawasan Monas. Dari pantauan Parlementarian.com, para reuni ini ada yang membagikan-bagikan sarapan gratis untuk para alumni 212 lainnya yang ingin ikut melakukan kegiatan reuni akbar di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Makanan itu sudah mereka siapkan sejak dinihari. “Dari dinihari kami sudah siapkan sarapan untuk dibagi-bagikan kepada peserta reuni,” kata warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Tentang anggaran untuk menyiapkan sarapan tersebut, dia mengaku berasal dari kantong pribadi dan sumbangan simpatisan. Banyak yang menyumbang. Ada yang jumlahnya kecil, ada pula yang besar. Sumbangan itu, dikumpulkan untuk dibelikan bahan sarapan pagi,” kata dia.

Lain lagi keterangan Doni yang menamakan dirinya Pemuda Sukamulya seperti dikutip ANTARA News. Sambil menawari nasi uduk di pertigaan Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Agus Salim, Doni mengaku berangkat dari Sukamulya, setelah subuh.

Dia mengaku menyiapkan 500 nasi uduk gratis bersama teman-temannya, yang membagikan nasi bungkus di titik lain. “Ayo bapak, mas, sarapan nasi uduk. Ibu boleh kalau mau sarapan nasi uduk ambil,” kata Doni menawarkan nasi uduk dan teh hangat dibungkus plastik lengkap dengan sedotan kepada para alumni yang melintas.

Tidak jauh dari Doni terdapat Posko Terpadu yang yang didirikan oleh tiga komunitas yaitu M-Kombet, MCC Indonesia dan Syiar Hijrah yang menawarkan nasi bakar dan roti, serta air mineral. “Kami menyiapkan 1000 nasi bakar, 1000 roti, air mineral hasil donasi,” ujar Yudith dari M-Kombet, koordinator Posko Terpadu.

Sumbangan yang datang, ada nasi kuning, mie. Ini Posko gabungan, ada teman dari Bakor dan FPI. Yudith mengaku telah mulai menyiapkan nasi bakar sejak kemarin. Dia mengatakan koordinasi untuk donasi sarapan gratis tersebut telah dilakukan jauh hari lewat pesan instan dan sosialmedia. “Sudah bilang broadcast ke teman-teman kalau akan buka posko, bisa dibilang kecerekan gitu lah. Pendirian tenda posko sudah dilakukan sejak dini hari bersama “45 orang relawan gabungan, belum termasuk FPI.” (art/ant)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top