Pengawasan

Timwas TKI DPR Bertemu Pekerja Migran di Brunei

 

PARLEMENTARIA.COM – Tim Pengawas Tenaga Kerja Indonesia (Timwas TKI) yang dipimpin Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bandar Seri Bengawan, Brunei, Rabu (15/11/2017).

Pertemuan disambut hangat oleh ratusan perwakilan pekerja migran dan organisasi masyarakat Indonesia yang ada di Brunei, dijadikan ajang curhat para pekerja migran terkait permasalahan yang dialami mereka.

Rusdi Ilyas dan Saiful Anwar, dalam kesempatan itu menyampaikan keluhan selama mejadi pekerja migran hampir dua puluh tahun di Brunei. Mereka menyampaikan permasalahan mengenai bantuan dan advokasi pemerintah terhadap permasalahan pekerja migran di penempatan.

“Masalah kita banyak. Untuk urus paspor saja sulitnya bukan main. Berbulan-bulan kami menunggu. Belum lagi kalau kami mendapatkan masalah hukum. Juga proses administrasi seperti pemulangan jenazah ke Indonesia, misalnya ada keluarga kami meninggal. Mahalnya minta ampun. Gaji kami mana cukup,” keluhnya kepada Timwas TKI DPR.

Menanggapi berbagai masalah tersebut, Fahri Hamzah menyampaikan kepada yang hadir agar tetap optimis. Terlebih DPR baru saja mengesahkan Undang-undang (Uu) Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI), salah satunya untuk memperbaiki proses penempatan pekerja.

“Kami baru saja mengesahkan UU PPMI. Dengan hadirnya UU ini kami sudah mengatur mulai dari pendataan dari kecamatan dan kelurahan, mengenai sistem pelayanan satu pintu yang dibuat untuk meminimalisir pungutan liar dan penipuan, hingga jaminan pasca menjadi pekerja,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Anggota DPR Rieke Diah Pitaloka yang menjelaskan bahwa amanat UU PPMI untuk memberi jaminan kepada pekerja dan keluarganya dengan jaminan sosial yang lengkap, mulai dari kesehatan, kecelakaan, pensiun dan hari tua.

Dalam pertemuan itu, Wakil Kepala Perwakilan RI Arko Hananto Budiadi menyampaikan terimakasi atas kedatangan rombongan Timwas yang dipimpin Fahri. Kehadiran tersebut diharapkan bisa menjadi solusi bagi masalah pekerja migran di negeri petro dollar itu.

Dalam kunjungan, Fahri di damping oleh Rieke Diah Pitaloka (F-PDIP), Handayani (F-PKB), Adang Sudrajat (F-PKS) ,dan Frans Agung Natamenggala (F- Hanura). (chan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top