PARLEMENTARIA.COM-Upaya menjadi institusi berstandar nasional, berbagai upaya terus ditingkatkan oleh Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang. Perguruan tinggi seni tertua di Sumatera itu kembali melakukan kerjasama dengan 5 Perguruan Tinggi di Cina.
“Ini merupakan salah satu langkah kita dalam pengembangan lembaga. Kerjasama internasional ini akan terus ditingkatkan untuk menuju institusi berskala internasional,” sebut Rektor ISI Padang Panjang Prof. Dr. Novesar Jamarun,MS saat di jumpai Haluan, Senin (3/7) kemarin.
Dalam pertemuan dengan yang juga dihadiri oleh Pembantu Rektor I Ediwar, S.Sn., M.Hum., Ph.D. Pembantu Rektor II Purwo Prihatin, S.Sn., M.Sn, Pembantu Rektor III Firdaus,S.ST., M.Pd, Dekan dan Pembantu Dekan tersebut Rektor menyebutkan bahwa pada tanggal 20 Juni 2017 lalu, Rektor telah menandatangani nota kesepahaman dengan 5 Perguruan Tinggi di Cina.
Bentuk kerjasama ini nantinya akan dilaksanakan berupa pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, penelitian bersama, pameran dan pertunjukan seni dan kegiatan kegiatan lainya yang saling menguntungkan antara kedua institusi.
Rektor juga menyebutkan bahwa MoU yang dimediasi oleh kopertip Indonesia ini diikuti oleh 65 Perguraan tinggi di Indonesia. 5 Perguruan Tinggi yang melaksanakan MoU dengan ISI Padang Panjang adalah Tongren University, Kaili University, Ghuizo Radio & TV University, Zunyi Normal College, dan Qiannan Normal University for Nationalities.
Selain membincangkan tentang kerjasama tersebut, Rektor juga menginformasikan bahwa pada bulan September nanti ISI Padang Panjang akan melaksanakan pertunjukan dan pameran di Naning – China. Pertunjukan dan pameran tersebut merupakan karya-karya dari mahasiswa ISI Padang Panjang yang sebelumnya telah dilaksanakan seleksi di tingkat Prodi. (hal/esa)






