PARLEMENTARIA.COM – Nagari Sungai Antuan di Kabupaten Limapuluh Kota mempunyai program khusus di bidang pendidikan. Remaja di nagari tersebut bakal ikut program satu sarjana satu rumah.
Sekretaris Bamus Nagari Sungai Antuan, Prima Myfirstson mengatakan ide program Satu Sarjana Satu Rumah ini berasal dari keinginan masyarakat untuk bisa mencetak tokoh yang berpengaruh dari nagari. Karena itulah diperlukan pendidikan akademis dan karakter bagi pelajar dan remaja di Nagari ini.
“Ada 3500 remaja di nagari ini. Kami ingin juga ada tokoh nasional dan internasional yang berasal dari nagari ini. Karena itulah setiap rumah harus ada minimal didalamnya seorang sarjana. Pasalnya, dengan pendidikan baik akademis dan karakter akan membuat nagari ini jauh lebih maju dari saat ini,” kata Prima, Selasa (6/6) malam dalam kunjungan Safari Ramadhan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan di Mesjid Al-Muttaqin Korong, Nagari Sungai Antuan, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota.
Ia juga mengatakan program Satu Sarjana Satu Rumah ini bisa menjadi pendongkrak bagi pelajar SMA untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah. Pasalnya, sarjana di nagari ini masih sangat sedikit. Baru di tahun 2007, pertama kali anak Nagari Sungai Antuan yang kuliah dan baru diikuti oleh anak-anak yang lain.
Sementara itu, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan meminta agar masyarakat Nagari Sungai Antuan untuk mandiri dan cepat berbenah segera mungkin. Pasalnya, di tahun 2022 pemerintah sudah tidak memberikan lagi dana desa. Jadi manfaatkan uang APBN Rp 1 miliar lebih ini untuk kemajuan nagari.
“Dulu tahun 2005 saat saya duduk di anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, dana untuk nagari itu Rp 10 juta/ tahun. Sekarang sudah Rp 1 miliar lebih / tahun. Manfaatkanlah dana ini sebaik mungkin karena dana ini terakhir diberikan ke desa seluruh Indonesia sampai tahun 2022,” kata wakil Bupati. (hal/chan)






