PARLEMENTARIA.COM– Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah tidak mau maju sebagai anggota legislatif pada Pemilu 2019. Bahkan politisi senior sekaligus deklarator Partai Keadulan Sejahtera (PKS) itu ingin menjadi marbot masjid kalau sudah tidak aktif sebagai wakil rakyat.
Itu dikatakan Fahri usai acara buka puasa bersama di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (3/6). “Soal Pilgub NTB, saya tidak mau maju. Saya pensiun, mau jadi marbot saja,” kata peraih suara terbanyak PKS pada pemilu legislatif 2014 ini.
Soal calon Gubernur NTB, Wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) NTB ini mempersilakan para kandidat bakal calon kepala daerah untuk berkompetisi secara sehat, sehingga ke depan NTB mendapatkan pemimpin yang baik dan diidamkan masyarakatnya.
“Silahkan saja yang berkompetisi mudah-mudahan ada calon pemimpin yang baik yang lebih baik ke depan, tapi roh dari visi tentang NTB masa depan itu baru,” kata wakil rakyat yang dinilai kritis ini.
Dikatakan Fahri, NTB membutuhkan sosok pemimpin yang mampu membawa daerah itu bisa jauh lebih melesat dari sekarang. Bahkan, bila perlu ke level yang tinggi lagi. Tidak hanya nasional melainkan internasional.
“Saya kalau bisa dipegang sama teman-teman yang lain, supaya NTB nih jangan main kecil gitu, karena NTB ini kita sudah bangun infrastruktur nya menjadi pusat parawisata dunia,” demikian Fahri Hamzah. {art)






