Breaking News
Pengawasan

Pilkada Jakarta Damai Tunjukkan Umat Islam Tak Anarkis

×

Pilkada Jakarta Damai Tunjukkan Umat Islam Tak Anarkis

Sebarkan artikel ini

PARLEMENTARIA.COM – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak di Jakarta yang telah menghadirkan Pilkada DKI Jakarta yang berlangsung dengan penuh kedamaian.

“Ini betul-betul di luar dari yang dikhawatirkan. Kemarin itu dikhatirkan ada pengerahan massa, rusuh yang mengahadirkan chaos dan sebagainya, ternyata kan berjalan tertib dan damai,” kata Hidayat usai berceramah di masjid Al Muhajirin, Yayasan Teratai Putih Global, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/04/2017).

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada umat Islam yang telah membuktikan bahwa umat Islam itu tidak brotal dan melakukan tindakan radikal. “Ini membuktikan bahwa mereka bukan kelompok radikalis yang menghadirkan anarkis,” ujar Hidayat.

Hidayat juga menyampaikan terika kasih kepada KPU DKI Jakarta, kepolisian dan TNI, rakyat Jakarta termasuk juga kepada lama, habib yang telah mengajarkan Islam yang damai, Islam yang bertanggungjawab. Termasuk juga kepada partai-partai yang semuanya bisa begitu dewasa dan memposisikan diri dengan sejuk, proporsional dan demokratis.

“Warga Jakarta memilih dengan rasionalnya yang sangat tinggi tidak terpengaruh dengan guyuran sembako, kursi roda dan ajakan umroh, tetapi itu semua ternyata tidak menggoyah hatinurani mereka menggunakan kedaulatan yang diberikan UUD 45 dalam memilih pemimpinnya,” kata Hidayat.

Dari hasil hitungan cepat yang dilakukan sejumlah partai dengan selisih suara yang sangat besar, dia menilai hampir tidak ada ruang bagi KPU untuk memberi penetapan yang berbeda yang telah ditetapkan seluruh lembaga survei.

“Dimana ada satu lembaga survei, Charta Politica yang memenangkan Ahok, tetapi kemarin pada quick count, Charta Politica pun memenangkan pasangan Anis-Sandy dengan persentase selisih suara yang tertaut jauh dari Ahok-Djarot,” katanya.

“Ini tantangan bagi KPU untuk bekerja profesional, jangan terbawa intervensi politik sebab rakyat, lembaga surve dan partai politik sudah tahu bahwa rakyat Jakarta sudah istiqomah yakni menginginkan gubernur yang baru, yakni Anis dan Sandi,” kata Hidayat Nurwahid. (esa)

Komentar