PARLEMENTARIA.COM – Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meninjau lokasi pembangunan Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) di Kopo, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/4). Lokasi rencana pembangunan Pusdiklat itu bersebelahan dengan Wiswa Griya Saba milik DPR.
Dalam kunjungannya itu, Setya Novant juga didamping pimpinan alat kelengkapan DPR, seperti Ketua Banggar DPR, Rumkomo, pimpinan komisi-komisi, Sekjen DPR Ahmad Djuned dan Kepala Badan Keahlian DPR Jonson Rajaguguk.
Setya Novanto kepada wartawan yang ikuti dalam kunjungan itu mengatakan, rencana pembangunan sudah digagas Fahri Hamzah dalam upaya menjadikan DPR menjadi parlemen modern. “Pusdiklat DPR ini salah satu gagasan pak Fahri Hamzah. Beliau telah kita angkat sebagai ketua tim reformasi DPR RI.” ucap Setya Novanto.
Setya Novanto berharap, dengan ada Pusdiklat tersebut, tidak saja dijadikan tempat pelatihan bagi PNS di lingkungan Setjen DPR. “Tapi juga bagi tenaga ahli anggota dewan, komisi dan fraksi yang selama ini kadang-kadang ada dan kadang-kadang tidak,” sindir Setya Novanto.
Sedangkan Fahri Hamzah mengatakan, keberadaan Pusdiklat itu nantinya juga dijadikan tempat pelatihan bagi anggota DPRD seluruh Indonesia. “Selama ini anggota DPRD itu mengikuti pelatihan di Pusdiklat Kemendagri. Nanti mereka mengikuti pelatihan di Pusdiklat DPR. Masa mereka yang bertugas dalam melakukan pengawasan mengikuti pelatihan yang diadakan pemerintah,” kata Fahri.
Sementara itu, Sekjen DPR Ahmad Djuned melaporkan bahwa Pusdiklat memiliki arah kebijakan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas pegawai di lingkungan Setjen DPR melalui kegiatan-kegiatan pendidikan dan pelatihan pegawai yang berkualitas dan sesuai kebutuhan dalam mensuport kegiatan anggota DPR.
Pusdiklat telah menjalankan pendidikan dan pelatihan, diantaranya pelaksanaan untuk Diklatpim Tk. I, II, III, dan IV. Selain itu, Diklat Fungsional bagi para Pejabat Fungsional yang ditempatkan di Badan Keahlian atau di unit kerja lainnya, seperti Peneliti, Perancang Undang-undang, Analis Anggaran, Pustakawan, Auditor, Arsiparis, Pranata Komputer, Pranata Kehumasan, Analis Kepegawaian, Analis Kebijakan, hingga Penerjemah. (esa)






