JAKARTA– Untuk meningkatkan pendapatan negara dari kunjungan wisatawan mancanegara, pemerintah harus menyiapkan sarana dan prasarana penunjang. Salah satunya adalah infrastruktur.
Sumatera Barat misalnya, memiliki objek wisata yang cukup indah dan alami seperti Puncak Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan. Objek wisata ini sebenarnya tidak kalah dibanding daerah lainnya di tanah air. Hanya saja infrastrukturnya tak memadai untuk menarik wisatawan.
Sebab itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Sigit Sosiantomo yang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke berbagai daerah di Sumatera Barat pekan ini meminta, pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur menuju dan di lokasi Puncak Mandeh. “Dalam perjalanan menuju Puncak Mandeh ditemui ruas jalan rusak dengan tanjakan yang cukup tinggi,” kata Sigit.
Sigit mendapat kabar bahwa belum ditentukan kontraktor dalam perbaikan jalan ke lokasi karena ada sanggahan. “Ya kita naik dari Padang ke Mandeh jalan sudah mulai rusak. Kenapa tidak segera diperbaiki? Tadi disebabkan kontraktor belum ada karena ada sanggahan. Pemenangnya belum ditentukan,” jelas Sigit.
Dia mengusulkan, dilakukan revisi regulasi, kalau perlu sanggahan dilakukan sekali saja. Bukan dilakukan tiga kali yang menyebabkan proses pembangunan terhambat. “Saya kira perlu ada revisi regulasi. Kalau perlu sanggahan sekali saja langsung ketemu pemenangnya. Nah saat ini sanggahan tiga kali,” tutur politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Temuan ini akan dijadikan bahan masukan ketika rapat kerja dengan Menteri PUPR di masa sidang selanjutnya. “Saya kira ini yang kami dapat dari kunker ini. Kami akan usulkan Menteri PUPR agar Keputusan Menteri yang mengatur soal sanggahan itu cukup sekali biar semuanya jalan,” jelas dia
Komisi V juga mendapatkan informasi dari BMKG bahwa wisata Puncak Mandeh adalah kawasan rawan bencana. Komisi V pun meminta hal ini dijadikan perhatian, khususnya perlu dukungan Pemda terkait dibangunnya kantor SAR di Puncak Mandeh tersebut.
“Ada lagi catatan dari BMKG dan Basarnas bahwa daerah ini potensi bencananya tinggi. Ini perlu dukungan pemda misalnnya kalau ingin dijadikan kantor SAR ada lokasi yang siap. SDMnya juga,” terang Sigit.
Sebagaimana diketahui, Puncak Mandeh merupakan kawasan wisata yang terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan yang berbatasan langsung dengan Kota Padang. Kawasan ini memiliki luas 1800 ha dan melingkupi 7 kampung di 3 nagari yang dihuni 9.931 jiwa penduduk. (art)






