JAKARTA– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, Sumatera Utara, memprioritaskan penataan 11 objek wisata unggulan untuk menarik perhatian pengunjung supaya datang ke daerah berjuluk ‘Negeri Indah Kepingan Surga’ itu.
“Ada banyak objek wisata alam, situs sejarah dan budaya, 11 di antara objek yang ada menjadi unggulan,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kabupaten Samosir, Ombang Siboro. di Samosir, Sabtu (27/8).
Objek wisata unggulan itu seperti Parsaktian, Aek Pintatar, Kampung Raja Batak, Batu Hodon, Pusat Informasi Geopark Toba, Sopo Guru Tatea Bulan, Batu Sawan, Hot Spring Aek Rangat, Aek Sipitu Dai, Sinatapan Prayer Tower, dan Pantai Pasir Putih.
Dijelaskan prioritas penataan dan pembenahan objek wisata harus
dilakukan mengingat masih terbatasnya anggaran dalam APBD 2016 yang
kira-kira Rp170 juta. Anggaran itu juga dialokasikan untuk melaksanakan sejumlah agenda program dan kegiatan tahunan yang terangkum dalam “Horas Samosir Fiesta 2016”.
Selain itu, anggaran tersebut juga untuk kegiatan promosi wisata ke berbagai daerah. Berbagai kegiatan itu, antara lain Gondang Naposo Festival pada 6-7 Mei, Samosir Harvest Festival pada 18 Juni, Samosir Band Festival 23 Juli.
Selain itu, Samosir Music Internastional 27 Agustus, Samosir Lake Toba Ultra Marathon 17-18 September, dan Horja Bius 14-15 Oktober. “Target kami mendatangkan sebanyak-banyaknya wisatawan ke Danau Toba.
Tahun lalu tingkat kunjungan wisata ke Samosir mencapai 174.500 orang, sedangkan 2016 ditargetkan 200.000-an orang,”demikian Ombang. (art)






