JAKARTA – Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang (Oso) menyambut positif reshuffle kabinet jilid II yang dilakukan Presiden Jokowi Rabu (27/7) lalu. Salah satu yang di-rushuflle adalah Menteri Perdagangan (Mendagri) dari Thomas Lembong kepada Enggartiasto Lukita.
Menjawab pertanyaan wartawan, usai menghadiri acara Pameran Wisata Kabupaten Landak Kalimantan Utara, di Jakarta, Jumat ( 29/7), Oso mengatakan, tugas utama Enggartiasto Lukita sebagai Menteri Perdangan yang baru adalah menurunkan harga daging sapi.
“Ujian utama bagi Menteri Perdagangan yang baru adalah menurunkan harga daging sapi. Kita lihat saja dalam setahun ini, apakah dia sanggup menurunkan harga daging sapi. Kalau Enggartiasto mampu maka dia lulus sebagai sebagai Menteri Perdagangan,” kata Oso.
Disamping harga daging kata Oso, juga menurunkan harga gula. Bisa gak menurunkan harga daging dan gula, itu tantangan dan ujiannya. Saya optimis beliau mampu,” imbuh anggota DPD RI dari daerah pemilihan Kalimantan Barat itu.
Menurut Oesman Sapta, salah satu upaya untuk menurunkan harga daging dan gula adalah mencegah monopoli harga yang juga sudah diatur oleh UU. “Jangan hanya BUMN saja yang diberi akses tapi swasta juga diberikan akses pasar. Biarkan swasta ikut bermain. Negara maju itu kalau swasta di depan dan pemerintah mendukung di belakang. Swasta tidak perlu dibatasi tapi dikelola, ditata,” tegasnya.
Mengenai masuknya Wiranto dalam Kabinet Kerja, Oesman Sapta juga tidak pernah menduga sebelumnya. Tapi dia menilai Wiranto bagus. “Wiranto bagus dengan masuknya Wiranto saya rasa bagus, dia tenang tidak meledak-ledak. Dia juga bilang akan meneruskan pekerjaan-pekerjaan yang ditinggalkan Luhut. Soal HAM juga dia bilang akan ditindaklanjuti,” pungkasnya. (chan)






