JAKARTA-Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengharapkan ajang Halal Bihalal 1.000 Alumni SMA 3 Teladan Bukittinggi pada 6 Agustus mendatang akan menjadi sarana untuk meningkatkan kebersamaan di antara para alumni, siswa, dan guru demi kemajuan bersama.
Harapan itu disampaikan Ramlan dalam pertemuan khusus dengan panitia acara Halal Bihalal Himpunan Alumni SMA (HIMASMA) Negeri 3 Teladan Bukittinggi di rumah dinasnya beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut Ramlan mengapresiasi upaya panitia dalam mempersiapkan acara yang akan digelar di Gedung BPPT, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.
Selain menyampaikan ucapan ma’af lahir batin kepada semua alumni pada suasana Idul Fitri 1437, Ramlan tidak lupa mengimbau agar semua angkatan alumni SMA 3 Teladan Bukittinggi bisa menghadiri acara bernuansa reliji tersebut guna membangun silaturahmi. Menurut Ramlan, dengan kehadiran para alumni, ajang halal bihalal akan terasa lebih bermamfaat karena akan bisa membicarakan perkembangan dan kemajuan yang telah dicapai SMA 3 Bukittinggi.
Silaturahmi di antara para alumni, ujarnya, juga diharapkan akan dapat mencari persamaan, bukan perbedaan, yang mengarah pada kebersamaan dan kebaikan untuk semua. Para alumni berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, akan tetapi kebersamaan diharapkan akan menghilangkan perbedaan itu.
“Bukan perbedaan yang dicari, tapi persamaan yang mengarah pada kebaikan kita bersama,” ujarnya kepada panitia yang dimotori oleh alumni Angkatan 1987. Pada kesempatan itu panitia juga melakukan rekaman video wawancara dengan Ramlan yang diharapkan mampu menggugah kehadiran “1.000 alumni” pada acara tersebut.
Pada 30 Januari lalu, Himpunan Alumni SMA (HIMASMA) Negeri 3 Teladan Bukittinggi mengadakan silaturahmi sekaligus syukuran dengan Walikota Ramlan Nurmatias dan Wakil Walikota Irwandi Dt Batujuah di halaman sekolah.
Ketua HIMASMA 3 Teladan Bukittinggi Efrizon dalam sambutanya mengatakan dasar pemikiran menggelar acara itu adalah untuk mempertemukan kembali para alumni dengan guru, terutama atas terpilihnya kedua alumni terbaik tersebut.
“Mereka adalah kebanggaan keluarga besar, bagi sekolah yang beralamat di Aur Kuning ini,” ujar Efrizon. Dia mengharapkan Walikota dan Wakil Walikota yang sama-sama berasal dari SMA 3 Bukittinggi tetap harmonis “saiyo sakato” dalam membangun Kota Bukittinggi hingga akhir masa jabatan mereka.
Kuncinya adalah kebersamaan. Jika keduanya tetap kompak dan solid diyakini Kota Bukittinggi akan lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera, ujar Efrizon yang merupakan lulusan Angkatan 1986.
Acara yang dikemas dengan tajuk “Menjalin kembali hubungan yang terputus selama ini” dihadiri lebih kurang dua ratus alumni dari beberapa daerah.
Disdikpora Kota Bukittinggi yang diwakili Kabid Sekolah Menengah Erdi,S.Pd, Pengurus Komite Armen Bachtiar, para guru yang telah purnatugas dan para pelajar, turut hadir pada acara itu. Kehadiran walikota dan rombongan disambut dengan tari gelombang oleh pelajar sekolah itu dan disaksikan ribuan pasang mata. (chan)






