JAKARTA– Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan prihatin dengan maraknya peredarannarkotika obat-obat terlarang (narkoba) di tanah air. Bahkan, PBB mengumukan bahwa Indonesia negara nomor satu di dunia untuk penyeludupan dan peredaran barang haram tersebut sehingga negeri ini sudah ditempatkan sebagai negara darurat narkoba.
Karena itu, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut mengajak muridSMA Neegeri I Ciruas, Serang, Propinsi Banten menjadi satuan tugas (satgas) narkoba di wilayah mereka masing-masing. “PPB mengumumkan Indonesia negara nomor 1 di dunia untuk penyelundupan dan peredaran narkoba.”
Menteri Kehutanan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II itu mengingatkan parapelajar khususnya SMA I Ciruas agar tidak boleh mencoba-coba. “Kita harusperangi narkoba. Apa pelajar siap? Bersedia? SMAN 1 Ciruas kalau bisa menjadi satgas untuk memerangi narkoba,” lanjut dia.
Zulkifli menjelaskan bahaya narkoba yang mengancam Indonesia. Dia prihatindengan penemuan BNN yang mengungkap ribuan kilogram narkoba. “Betapa bahayanya narkoba, sekarang ini yang disita saja 5 ton, padahal 1 gram bisauntuk 5 orang, bayangkan. Pecandu narkoba 6 juta orang, setiap hari 40-50 orang mati sia-sia,” sambung dia.
Tidak hanya itu, jika kondisi tersebut terus berlangsung, dia khawatir Indonesia terancam kehilangan satu generasi. “Kalau kehilangan satu generasi, Indonesia bisa mundur 200 tahun. Narkoba merenggut menghabiskan masa depan, tidak ada jalan kembali,” ujar dia
“Jadi, jangan coba-coba karena tidak ada manfaat, aib bagi keluarga, meninggalakibatnya. Tidak cukup mengatakan tidak, tapi kita harus melawan bersama-sama,” demikian Zulkifli Hasan. (art)






