JAKARTA – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rendy Lamadjido minta menteri perhubungan Ingnatius Jonan mengganti para anggota Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Soalnya, kata wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tengah itu, keberadaan dan tugas anggota KNKT tidak jelas. Padahal, anggaran untuk komite ini setiap tahunnya terus naik.
“Setiap Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi V DPR RI, saya selalu meminta laporan KNKT mengenai berbagai kecelakaan transportasi baik darat, laut maupun udara yang terjadi di tanah air. Namun, sampai saat ini, KNKT tidak pernah memberikan laporan hasil investigasi yang dilakukan mengenai berbagai kecelakaan transportasi di tanah air,” kata Rendy menanggapi adanya usulan agar KNKT tidak berada dibawah Kementerian Perhubungan.
Menurut Rendy, pihaknya memerlukan laporan dari KNKT sebab-sebab terjadinya kecelakaan transportasi. Dari laporan itu, DPR khsusnya Komisi V bisa memberikan masukan kepada pemerintah untuk memaninamlkan kecelakaan. “Namun, sampai saat ini laporan investigasi KNKT yang kita minta tidak pernah ada,” kata dia.
Sebelumnya, pakar transportasi udara dari Universitas Trisakti, Suharto AM mengatakan bahwa KNKT harus independen. Namun, kenyataan yang terjadi tidak demikian. Bahkan, masyarakat tidak pernah mengetahui apa yang menjadi penyebab terjadinya berbagai kecelakaan transportasi di tanah air selama ini.
“Tidak pernah ada laporan dari KNKT apa yang menjadi penyebab kecelakaan transportasi itu seperti berbagai kecelakaan pesawat si[pil di tanah air beberapa tahun belakangan ini. “Selain independen, KNKT juga harus menyampaikan kepada masyarakat hasil investigasnya tentang kecelakaan moda transportasi seperti pesawat, ” kata dia. (art)






