Breaking News
HeadLinePolhukam

Golkar Minta WNI di Prancis Waspada

×

Golkar Minta WNI di Prancis Waspada

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Setya Novanto melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk mengingatkan Warga Negara Indonesia (WNI) di Eropa khususnya di Prancis untuk selalu waspada dengan aksi teror.

Itu disampaikan Setya Novanto terkait dengan aksi teror yang terjadi di Nice, Prancis, Rabu (13/7) malam atau Kamis (14/7) pagi WIB dimana pengemudi truk menabrakkan kendaraannya kepada kerumunan massa sehingga menawaskan sedikitnya 80 orang meninggal di tempat dan puluhan luka serius dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

“Kami dari Partai Golkar mengutuk dan mengecam aksi teror yang terjadi di Nice. Tindakan teror itu merupakan aksi yang tidak berperikemanusiaan dan biadab. Apalagi, aksi terjadi pada peringatan kemerdekaan Perancis,” catat Setya Novanto dalam keterangan tertulisnya yang diterima Indokini.co, Jumat (15/7).

Partai Golkar, kata dia, meminta pemerintah Indonesia melalui Kemenlu RI untuk menyikapi peristiwa aksi teror dengan menyatakan simpati dan dukungannya mengungkap pelaku teror tersebut.

Berdasarkan data yang ada, terdapat sekitar 725 WNI di wilayah Perancis Selatan, diantaranya terdapat 10 keluarga WNI tinggal di Nice dan sekitarnya.

Seperti diberitakan, sekiatr pukul 22.30 waktu setempat telah terjadi serangan teror terhadap kerumunan orang yang berkumpul untuk menyaksikan kembang api di Nice, Perancis Selatan dalam rangka memperingati 14 Juli sebagai Hari Nasional Prancis.

Pelaku serangan menggunakan satu truk untuk menabrak kerumunan dalam kecepatan tinggi dan diikuti dengan tembakan ke arah massa. Otoritas setempat memperkirakan sekurangnya 80 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Segera setelah memperoleh informasi mengenai serangan tersebut pada dini hari ini, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menugasi Konsulat Jenderal (KJRI) di Marseille, yang membawahi wilayah Prancis Selatan, untuk memastikan kondisi WNI di wilayah sekitar.

Walaupun sejauh ini diketahui tidak ada WNI yang menjadi korban dalam serangan itu, pihak KJRI Marseille masih terus melakukan koordinasi dengan otoritas setempat.

Staf KJRI Marseille juga melakukan penelusuran ke tempat-tempat perawatan korban serta menghubungi WNI yang tinggal di Nice dan sekitarnya. Nice merupakan salah satu tujuan wisata utama di Perancis selama musim panas ini. (art)

Komentar