Breaking News
HeadLinePengawasan

MPR Ajak Petani di Riau Tidak Jadi Kuli

×

MPR Ajak Petani di Riau Tidak Jadi Kuli

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Mahyudin mengajak petani bekerja lebih keras lagi untuk mengembalikan kejayaan petani Indonesia. Petani dan pertanian Indonesia harus maju untuk mewujudkan kedaulatan pangan.

“Petani kita harus sejahtera, maju dan menjadi tuan rumah di negerinya. Jangan petani kita menjadi kuli di negerinya sendiri,” kata Mahyudin dalam pelantikan Dewan Pengurus Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Riau di Balai Serindit Gedung Daerah Provinsi Riau, Pekanbaru, Kamis (26/1).

Pelantikan dihadiri Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang yang juga dewan pembina HKTI, Ketua BPO HKTI, Ketua DPD HKTI Riau Arsadianto Rachman.

Mahyudin menceritakan tentang HKTI pada masa Orde Baru. yang mengalami kejayaan. “Para petaninya pun mengalami masa kejayaan sehingga pada waktu itu kita bisa swasembada pangan sehingga Indonesia mendapatkan penghargaan dari organisasi pangan dunia (FAO) 1984 karena bisa swasembada beras.

Sekarang, kata Mahyudin, Indonesia banyak mengimpor bahan pangan. HKTI pun mengalami kemunduran. Apalagi ada dualisme organisasi HKTI. “Kita harus bekerja semaksimal mungkin mengembalikan kejayaan petani Indonesia,” kata Mahyudin yang juga Ketua Umum HKTI.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Kalimantan Timur ini mencontohkan potensi pertanian di Riau. Riau adalah daerah yang sangat kaya. Riau memiliki potensi sawit, gula aren, sagu, dan sapi. “Kalau masih ada petani miskin di Riau berarti harus ada yang dikerjakan di sini. Inilah tugas HKTI.”

Dia melihat ada semangat dalam pelantikan itu dan pelantikan di beberapa daerah lain. “Ini mengingatkan HKTI pada masa Orde Baru. Kita majukan pertanian menuju kedaulatan pangan di Indonesia,” demikian Mayuddin. (art)

Komentar