Breaking News
ASPIRASI DAERAHBERITA UMUMDaerahInternasionalNasionalUmum

Rais Yatim Siap Dampingi SBY dan Jusuf Kalla Hadiri MARR 2026 di Padang

×

Rais Yatim Siap Dampingi SBY dan Jusuf Kalla Hadiri MARR 2026 di Padang

Sebarkan artikel ini

PARLEMENTARIA.COM — Tokoh Perantau Minang Malaysia, Tan Sri Dato’ Seri Utama Dr. Rais Yatim, menyatakan kesiapannya untuk mendampingi Presiden RI ke-6 Jenderal TNI (Purn.) Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla dalam kegiatan Musyawarah Akbar Masyarakat Minangkabau Ranah dan Rantau atau MARR 2026 di Padang, Sumatera Barat.

Rais Yatim, yang pernah beberapa periode menjabat sebagai Menteri Penerangan dan Menteri Luar Negeri Malaysia, menyampaikan langsung kesiapannya itu untuk hadir di Padang kepada Ketua Panitia MARR 2026 yang juga Ketua Forum Minang Maimbau (FMM), Ir. Firdaus HB.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika keduanya sama-sama menghadiri acara Silaturahim Minang Diaspora Network Global (MDN-G) yang berlangsung Sabtu (23/5) di Ballroom Universitas Yarsi, Jakarta.

“Ya, beliau menyatakan kesiapan untuk hadir dan ikut mengisi acara sebagai pembicara dalam pertemuan yang akan kita gelar di Padang tersebut,” kata Firdaus kepada media ini, Selasa.

Tidak hanya menyatakan kesiapan hadir, Rais Yatim juga mengundang secara khusus Firdaus HB untuk datang ke kediamannya di Kuala Lumpur dalam waktu dekat. Pertemuan itu dimaksudkan untuk lebih mematangkan rencana kehadiran dan substansi acara MARR 2026.

“Ambo undang adinda ke Kuala Lumpur, kita duduk dan kita matangkan kegiatan ini. Ranah harus kita pacu di era perubahan tanpa harus kehilangan jatidiri,” kata Rais sebagaimana ditirukan Firdaus HB.

Kehadiran Rais Yatim dinilai menjadi penguatan penting bagi MARR 2026, terutama karena forum ini tidak hanya melibatkan tokoh-tokoh Minangkabau di ranah dan rantau dalam negeri, tetapi juga diaspora Minang di mancanegara. Rais Yatim dijadwalkan menjadi salah satu pembicara dalam sesi “Minangkabau di Mata Tokoh Nasional dan Internasional”.

Dalam rancangan acara, sesi tersebut juga akan menghadirkan SBY sebagai tokoh nasional penerima gelar adat Minangkabau Yang Dipertuan Maharajo Pamuncak Sari Alam, serta Jusuf Kalla yang dijadwalkan mewakili Forum Sumando Minang.

MARR 2026 direncanakan berlangsung pada Jumat hingga Senin, 23–26 Oktober 2026, dengan pusat kegiatan di Universitas Andalas, Padang. Forum ini mengusung tema besar “Membangun Sinergi yang Kuat Ranah dan Rantau Menuju Minangkabau yang Dinamis, Harmonis, Sejahtera, Bermartabat untuk Kejayaan Bangsa.”

Firdaus menjelaskan, MARR 2026 dirancang sebagai forum konsolidasi besar masyarakat Minangkabau berbasis nagari. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi, diskusi, dan perumusan langkah bersama antara masyarakat di ranah dan rantau dalam memperkuat kontribusi Minangkabau bagi daerah dan bangsa.

Forum tersebut akan melibatkan wali nagari, ketua KAN, ketua BAMUS nagari, tokoh adat, akademisi, pemerintah daerah, tokoh perantau nasional dan internasional, tokoh sumando Minangkabau, serta unsur organisasi kemasyarakatan dan media massa.

Selain menjadi ajang silaturahmi, MARR 2026 juga diarahkan untuk membahas potensi dan persoalan di setiap nagari, memperkuat jejaring ekonomi ranah-rantau, mendorong pemberdayaan nagari, serta merumuskan rekomendasi strategis bagi kemajuan Minangkabau.

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan ramah tamah dan jamuan makan malam Gubernur Sumatera Barat pada 23 Oktober 2026. Hari kedua akan menjadi puncak Musyawarah Akbar di Auditorium Universitas Andalas, dilanjutkan dengan sidang pleno dan diskusi tematik. Pada hari ketiga, peserta akan merumuskan rekomendasi dan deklarasi hasil MARR 2026, sebelum hari keempat diisi dengan kunjungan ke nagari masing-masing. (sal)

Komentar