PARLEMENTARIA.COM — Kabar membanggakan datang dari ranah Minang. Putra Sitanang, Nagari Bawan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rifki Candra Utama, resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Purbalingga (ITBMP) dalam usia yang relatif muda, 31 tahun 7 bulan.
Pengangkatan Rifki menandai sejarah baru bagi masyarakat Sitanang. Lahir di Pulau Palas pada 23 September 1994, ia tumbuh dari lingkungan keluarga sederhana yang menjunjung tinggi nilai pendidikan. Ia merupakan cucu dari almarhum Radjuli Dt. Maruhun Putih dari Suku Tanjung, sebuah garis keturunan yang dikenal kuat dalam tradisi dan nilai sosial kemasyarakatan Minangkabau.
Perjalanan akademiknya ditempa dari berbagai daerah. Pendidikan dasar hingga menengah pertama ditempuh di Teluk Pantaian dan Teluk Pinang, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke SMA PGRI 1 Padang, sebelum meraih gelar Sarjana Matematika dari Universitas Negeri Yogyakarta dan gelar Magister Aktuaria dari Universitas Gadjah Mada.
Menurut salah seorang pamannya, H. Zulnadi, S.H,. (Pemred Semangat News, Padang), momentum bersejarah itu terjadi pada Senin, 20 April 2026, saat ITBMP menggelar serah terima jabatan rektor. Tongkat estafet kepemimpinan resmi beralih dari AP. Rudiyanto kepada Rifki. Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Purbalingga, Badan Pembina Harian (BPH), LPPTMA, Dewan Penyantun, serta seluruh sivitas akademika.
Dalam sambutannya, Rifki menyampaikan bahwa amanah yang diembannya bukanlah tugas ringan, terlebih di tengah keterbatasan sumber daya yang dihadapi kampus. Namun demikian, ia menegaskan komitmennya untuk bekerja dengan penuh keikhlasan dan dedikasi.
Ia mengajak seluruh unsur pimpinan dan sivitas akademika untuk meninggalkan dinamika masa lalu serta memperkuat kolaborasi dalam membangun masa depan kampus.
“Keterbatasan harus kita ubah menjadi kekuatan kolektif. Dengan semangat kebersamaan dan niat tulus, kita bisa mewujudkan ITBMP sebagai institusi pendidikan yang unggul dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Rifki.
Meski bukan berasal dari latar belakang kader murni Muhammadiyah, Rifki menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan komitmen terhadap kemajuan pendidikan menjadi fondasi utama kepemimpinannya.
Pengangkatan Rifki Candra Utama sebagai rektor di usia muda tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga besar di Sitanang, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Minangkabau untuk terus berprestasi dan berkontribusi di tingkat nasional. (sal)






