PARLEMENTARIA.COM – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menerima tambahan investasi dari sektor swasta. Tiga investor baru tercatat menanamkan modal dengan nilai mencapai sekitar Rp1,27 triliun untuk pembangunan berbagai fasilitas penunjang di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Ketiga investor tersebut yakni PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment, dan PT Oceans Resto Nusantara. Investasi yang digelontorkan mencakup pembangunan apartemen, perkantoran, restoran, hingga fasilitas olahraga guna mendukung aktivitas di kawasan IKN.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dalam keterangan tertulisnya yang dikutip CNBC, Minggu (22/3/2026), menyambut masuknya investor baru tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk kepercayaan terhadap masa depan Nusantara.
Menurutnya, peran swasta sangat penting untuk mempercepat pembangunan ekosistem kota yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai pusat kegiatan ekonomi.
Namun, dalam pernyataannya, Basuki juga menyampaikan hal yang cukup terbuka. Ia mengakui bahwa pembangunan IKN masih membutuhkan banyak dukungan, khususnya di sektor-sektor penunjang seperti perhotelan, logistik, dan kuliner.
“Kami masih membutuhkan sektor perhotelan, termasuk logistik atau restoran,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan IKN masih dalam tahap bertumbuh dan membuka peluang luas bagi investor untuk terlibat. Pemerintah pun memastikan akan terus memberikan kemudahan, terutama dalam proses perizinan, guna menarik lebih banyak investasi masuk.
Masuknya investasi baru ini menjadi sinyal bahwa minat terhadap IKN tetap terjaga di tengah berbagai dinamika yang berkembang. Pemerintah optimistis, dengan dukungan berkelanjutan dari sektor swasta, pembangunan Nusantara dapat berjalan sesuai target dan menjadi pusat pertumbuhan baru di Indonesia. (sal)






