Breaking News
BerandaDPD RIHeadLineNasionalPimpinan DPD RI

Ketua DPD RI Ajak Semua Pihak Tahan Diri, Tekankan Momentum Damai Jelang Idul Fitri

×

Ketua DPD RI Ajak Semua Pihak Tahan Diri, Tekankan Momentum Damai Jelang Idul Fitri

Sebarkan artikel ini

Parlementaria.com — Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri di tengah meningkatnya eskalasi konflik global yang berpotensi mengganggu stabilitas kawasan, terutama di negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim.

Menurut Sultan, dinamika konflik yang berkembang saat ini tidak hanya berdampak pada aspek geopolitik, tetapi juga menyentuh sensitivitas umat Islam yang tengah menjalankan ibadah Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Momentum menjelang Idul Fitri seharusnya menjadi ruang untuk kembali pada nilai-nilai fitrah—kedamaian, persatuan, dan kemanusiaan. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog,” ujar Sultan dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).

Ia menegaskan, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong terciptanya stabilitas dan perdamaian global.

“Rakyat Indonesia sangat prihatin terhadap konflik yang terjadi. Kami berharap semua pihak dapat menghentikan permusuhan dan memilih jalan damai sebagai solusi bersama,” tegasnya.

Sultan yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) menilai konflik saat ini memiliki karakter asimetrik, tidak hanya terjadi di medan militer, tetapi juga di ruang informasi publik.

Menurutnya, derasnya arus informasi di era digital, termasuk dengan hadirnya teknologi kecerdasan buatan, berpotensi mempercepat penyebaran disinformasi.

“Konflik ini juga berlangsung di medan informasi. Masyarakat harus cerdas dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi atau hoaks yang dapat memperkeruh keadaan,” ujarnya.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga kejernihan berpikir agar ruang publik tidak dipenuhi narasi yang justru memecah persatuan.

Selain itu, Sultan mengapresiasi sikap sejumlah negara yang memilih menahan diri dan tidak memperluas konflik sebagai langkah penting menuju de-eskalasi.

“Menahan diri adalah bentuk kedewasaan dalam menjaga stabilitas global. Ini harus terus didorong sebagai jalan menuju perdamaian,” katanya.

Menutup pernyataannya, Sultan mengajak masyarakat Indonesia serta umat Muslim di seluruh dunia untuk tetap fokus menjalankan ibadah Ramadan dan menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah dengan penuh ketenangan serta semangat persaudaraan.

“Idul Fitri harus menjadi momentum memperkuat persatuan, bukan memperlebar perbedaan,” pungkasnya. (sal)

Komentar