Breaking News
ASPIRASI DAERAHBerandaBERITA UMUMHeadLineUmum

Wamenpar Tegaskan Destinasi Wisata Harus Bebas Pungli Jelang Libur Nyepi dan Lebaran

×

Wamenpar Tegaskan Destinasi Wisata Harus Bebas Pungli Jelang Libur Nyepi dan Lebaran

Sebarkan artikel ini

Parlementaria.com — Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menegaskan bahwa destinasi wisata di Indonesia harus bebas dari praktik pungutan liar (pungli) menjelang libur panjang Nyepi dan Lebaran 2026. Penegasan ini disampaikan saat meninjau kesiapan destinasi wisata di kawasan Pantai Florida, Anyer, Banten, Jumat (13/3/2026).

Menurut Ni Luh Puspa, praktik pungli dan kenaikan harga yang tidak wajar kerap menjadi keluhan wisatawan saat musim liburan. Karena itu pemerintah meminta pengelola destinasi wisata memastikan seluruh tarif layanan tetap sesuai ketentuan.

“Tidak boleh ada juga kenaikan tarif yang berlebihan. Hal ini harus dipastikan agar masyarakat dan wisatawan benar-benar merasa aman dan nyaman saat berkunjung,” kata Wamenpar.

Ia menjelaskan, praktik pungli biasanya muncul dalam bentuk kenaikan harga yang melampaui tarif resmi, seperti tiket masuk kawasan wisata, tarif parkir, hingga harga makanan dan minuman.

Pemerintah memproyeksikan potensi pergerakan wisatawan pada momentum libur panjang Nyepi dan Lebaran tahun ini mencapai sekitar 144 juta orang. Sementara di Provinsi Banten, kawasan wisata Anyer, Carita, Sawarna, dan Tanjung Lesung ditargetkan mampu menarik sekitar 2 juta kunjungan wisatawan.

Kunjungan kerja tersebut juga bertujuan memastikan kesiapan destinasi wisata dalam menghadapi lonjakan wisatawan, terutama dari wilayah Jabodetabek yang selama ini menjadi pasar utama kawasan wisata pantai di Banten.

Dalam peninjauan tersebut, Wamenpar didampingi Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Fadjar Hutomo serta meninjau sejumlah fasilitas wisata, mulai dari sistem tiket, kebersihan toilet, hingga ketersediaan air bersih dan manajemen pengunjung.

Aspek keselamatan wisatawan juga menjadi perhatian, termasuk kesiapan personel Balawista Nasional yang bertugas menjaga keamanan pengunjung di area pantai dan laut.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eli Susiyanti mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan program siaga wisata dengan 49 titik pemantauan yang setiap hari melaporkan kondisi lapangan, termasuk cuaca dan jumlah kunjungan wisatawan.

Sementara itu, Ketua Balawista Nasional Ade Erwin menyatakan pihaknya akan menurunkan 100 anggota Balawista bersertifikasi serta 150 relawan untuk membantu pengamanan wisatawan selama masa libur Lebaran di berbagai destinasi wisata di Banten. (sal)

Komentar