Parlementaria.com – Solidaritas perantau Minangkabau kembali menguat di tengah musibah yang melanda Ranah Minang. Perantau asal Minangkabau yang bermukim di Malaysia menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp300 juta bagi korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh utusan perantau Minang di Malaysia yang dipimpin ketuanya, M. Darlis, kepada masyarakat terdampak di Nagari Cibadak Aia, Kecamatan Kayutanam, pada Jumat (26/12/2025).
Ketua rombongan perantau Minang Malaysia, M. Darlis, menjelaskan bahwa bantuan tersebut dihimpun melalui penggalangan dana yang melibatkan perantau Minangkabau di berbagai wilayah Malaysia. Dana yang terkumpul kemudian disalurkan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap kampung halaman.
“Jangan dilihat dari besar kecilnya nilai bantuan ini. Yang terpenting adalah semangat kebersamaan dan kepedulian kami kepada dunsanak di Ranah Minang yang sedang tertimpa musibah,” ujar M. Darlis.
Ia menambahkan, perantau Minang di Malaysia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus membantu proses pemulihan pascabencana.
Selain menyerahkan bantuan di Nagari Cibadak Aia, rombongan perantau Minang Malaysia juga menyalurkan paket bantuan ke sejumlah titik lain di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Padang Pariaman.
Aksi kemanusiaan ini mencerminkan kuatnya nilai solidaritas dan ikatan emosional perantau Minangkabau dengan Ranah Minang, sekaligus mempertegas peran strategis perantau dalam mendukung upaya kemanusiaan dan pembangunan daerah. (*/al)






