Legislasi

Ketua Baleg: 50 RUU Masuk Prioritas Pembahasan 2018

PARLEMENTARIA.COM– Sedikitnya 50 Rancangan Undang Undang (RUU) masuk prioritas yang bakal dibahas dalam masa sidang 2018. Jumlah itu didapat dari kesepakatan DPR RI, DPD RI dan Pemerintah.

Ketua Badan Legislasi DPR RI, Supratman Andi Agtas sudah melaporkan hal itu dalam Sidang Paripurna DPR RI di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (5/12).

“Berdasarkan hasil pembahasan yang dilakukan Badan Legislasi bersama dengan DPD RI dan Pemerintah disepakati 50 RUU masuk RUU prioritas tahun 2018,” papar Supratman.

Dalam penyusunan Program Legislasi Nasional RUU Prioritas 2018, Baleg telah menerima 194 usulan Rancangan Undang-Undang dari Komisi, Fraksi dan lembaga atau masyarakat.

Pemerintah mengusulkan 19 RUU dan DPD RI mengajukan 12 RUU. Dengan begitu, keseluruhan jumlah RUU yang diajukan ketiga lembaga itu 225 RUU. Dari jumlah itu, ada kesamaan judul dan subtansi sehingga setelah dilakukan kajian tersisa 110 RUU.

Dikatakan, dari 110 usulan RUU itu, tidak semua bisa diakomodir. Baleg, pemerintah dan DPR RI sepakat untuk Prolegnas RUU Prioritas tahun depan 50 RUU.

“Harapannya sampai tahun anggaran 2017 berakhir ada beberapa RUU dalam tahap pembicaraan tingkat I bisa diselesaikan pembahasannnya sehingga mengurangi jumlah RUU dalam Prolegnas RUU Prioritas 2018.”

Mekanisme penyeleksian RUU Prioritas 2018, proses penyeleksian usulan itu dilakukan menggunakan suatu paramater untuk memberikan bobot atau scoring kepada masing-masing usulan RUU.

Parameter yang digunakan dalam menentukan RUU dalam Program Legislasi Nasional RUU Prioritas 2018 didasarkan kepada RUU dalam tahap pembicaraan tingkat satu, RUU sedang menunggu surat presiden.

Berikutnya RUU sedang menunggu diputuskan sebagai RUU inisiatif DPR, RUU dalam tahap harmonisasi di Badan Legislasi, RUU dalam tahap penyusunan yang sudah siap naskah akademik dan draf RUU serta RUU baru yang memenuhi urgensi tertentu. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top