Ekonomi

DPR Minta BPKH Investasikan Dana Haji Untuk Kepentingan Jamaah

PARLEMENTARIA.COM – Badan Pelaksana Pengelola Keuangan Haji (BPKH) diharapakan mampu menginvestasikan keuangan haji untuk kepentingan jamaah haji Indonesia.

“Investasi itu bisa berupa pembelian pesawat khusus haji dan hotel jamaah haji Indonesia di Mekkah atau Madinah,” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Noor Achmad saat memimpin rapat dengar pendapat dengan BPKH di DPR, Selasa (21/11/2017).

Dikatakannya, saat ini BPKH mengelola keuangan haji kurang lebih Rp 103 triliun. Karena diberharap anggaran yang cukup besar itu dikembangkan sedemikian rupa, sehingg ada penguatan di bidang ibadah haji. “Syukur kalau kita punya hotel sendiri di Mekkah atau Madinah. Bahkan punya pesawat sendiri,” katanya.

Saat ini aset keuangan haji belum sepenuhnya diserahkan ke BPKH dari Kementerian Agama. Diharapkan akhir 2017, sudah diserahkan seluruhnya.
“Saat ini BPKH masih menjalankan masa-masa transisi. Namun, BPKH sendiri sudah punya anggaran transisi sebesar Rp 25 miliar untuk menjalankan program-program sementara,” jelasnya.

Dengan mulai dilakukan pengelolaan keuangan haji oleh BPKH, ia juga berharap pengelolaan keuangan haji pada 2018 harus lebih maju, sehingga kualitas ibadah haji pun menjadi semakin baik.

Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu di hadapan rapat menyatakan, bila aset keuangan haji sudah diserahkan 100 persen, maka badan yang dipimpinnya segera melakukan investasi.

Namun, bila penyerahan aset tersebut mengalami keterlambatan maka akan ada kevakuman anggaran. “Kami mengusulkan adanya uang muka untuk melaksanakan program 2018 meskipun ada pengunduran pengalihan aset keuangan haji,” usul Anggito.

Sedangkan Ketua Dewan Pengawas BPKH Yuslam Fauzi menilai, apa yang dilakukan BPKH sejauh ini sudah on track. Pemantauan dilakukan sejak 2017.

Mengomentari kemungkinan adanya keterlambatan penyerahan aset, Yuslam mengatakan, BPKH perlu mengusulkan banyak hal untuk antisipasi. Pada 2018 nanti BPKH harus menginvestasikan dananya minimal 5 persen. (esa)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top