PARLEMENTARIA.COM – sEBANYAK 1500 anak yatim mengikuti tadarus dan khatam Al Qur’an yang diselenggarakan Perempuan Amanat Nasional (PUAN), di Aula Masjid Baiturahman, Komplek Parlemen Senayan, Minggu (11/06/2017).
Ketua MPR Zulkifli Hasan yang hadir di acara tersebut sempat berdecak kagum mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al Qur’an yang dibacakan beberapa orang anak yatim.
Ketika memberikan sambutan, Zulkifli Hasan menanyakan siapa diantara mereka yang bisa hafal Qur’an dan sejumlah anak yatim itu mengacungkan telunjuk. Kemudian Zulkifli Hasan menunjuk beberapa orang untuk tampil ke depan.
Satu persatu mereka disuruh membaca Al Qur’an, khusunya ayat-ayat pendek. Selesai membaca, Zulkifli mengasih hadiah berupa uang kepada masing-masing mereka dan menanyakan cita-cita mereka.
Pada kesempatan yang terakhir, anak itu memperkenalkan dia bernama Lukman. Dia melantunkan surat Al Maidah dengan suara yang merdu yang membuat Zulkifli berdecak kagum.
Lukman tidak sampai selesai membaca surat tersebut karena sudah dipotong Zulkifli. “Sudah cukup. Ini sungguh luar biasa,” puji Zulkifli Hasan sambil menanyakan cita-cita Lukman.
“Saya ingin menjadi pengusaha dan sekaligus hafal Al Qur’an,” jawab Lukman dengan suara lantang.
“Di tengah keterbatasan mereka sebagai anak yatim, saya salut mereka mau menghafal Al Qur’an. Semoga Allah selalu jaga Kitabnya dengan hafalan adik adik kita ini.”
Dikatakan Zulkifli, menjadi anak yatim bukan menjadi hambatan dalam menggapai cita-cita. Zul mencontohkan dirinya sendiri yang ketika baru duduk di SMA sudah ditinggal ibunya dan adiknya paling kecil ketika itu berumur 3 tahun
“Sama seperti kamu, saya juga dulu hidup jadi anak yatim. Saya yakin Lukman dan teman teman disini bisa jauh lebih baik lagi.”
Zulkifli Hasan meminta kepada anak-anak, baik yang tidak punya bapak atau ibu, atau tidak punya bapak dan ibu tetap bersemangat meraih cita-citanya.
“Yang penting kita harus terus bersungguh-sungguh dalam belajar, karena itu walaupun susah tetap belajar dan tetap sekolah. Semangat ya,” tutup Zulkifli. (esa)






