Breaking News
Ekonomi

Mahyudin: Kesenjangan Semakin Melebar

×

Mahyudin: Kesenjangan Semakin Melebar

Sebarkan artikel ini

PARLEMENTARIA.COM – Wakil Ketua MPR Mahyudi menyoroti soal kesenjangan sosial di Indonesia yang semakin melebar, baik kesenjangan antara kaya dan miskin maupun kesenjangan (disparitas) pusat dan daerah.

“Angka kesenjangan (gini ratio) sudah 0,42. Artinya ada orang yang sangat kaya sekali, dan ada orang yang miskin sekali. Selama ada kesenjangan maka selalu ada kecemburuan sosial,” Mahyudin dalam sosialisasi Empat Pilar, di Desa Loa Kulu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, baru-baru ini.

Kesenjangan sosial tersebut kata Mahyudin, berdampak dalam kehidupan berpolitik. Dia mencontoh masalah Pilkada di Jakarta bukanlah masalah agama, tapi lebih karena faktor kesenjangan sosial. “Pilkada DKI Jakarta bukan masalah agama, tapi masalah kecemburuan sosial,” ujarnya.

Selain kesenjangan sosial, jelasnya, juga terjadi kesenjangan (disparitas) pusat dan daerah.

“Di Jawa infrastruktur jalan bagus, tapi di luar Jawa, banyak jalan rusak. Jawa kelebihan listrik, di Kalimantan listrik sering mati. Disparitas pusat – daerah ini bisa memicu fanatisme kedaerahan,” ujarnya.

Terkait masalah kesenjangan tersebut, Mahyudin mengungkapkan dalam pertemuan konsultasi MPR dengan Presiden dan lembaga negara, Pimpinan MPR sudah menyampaikan soal kesenjangan ini.

“Pimpinan MPR berharap agar pemerintah mengatasi kesenjangan ini,” kata politisi Partai Golkar ini. (chan)

Komentar