PARLEMENTARIA.COM– Delegasi Australia mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Delegasi itu menjajaki peluang investasi di lahan 1.200 hektare.
Staf Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, Chris Bandy mengatakan. delegasi yang terdiri dari investor dan konsultan menyatakan ketertarikannya terhadap KEK Mandalika. “Mereka bilang lokasinya bagus, sangat potensi bagi investor Australia untuk bisa berinvestasi,” kata Chris, seperti siaran pers yang diterima Indokini.co, Kamis (9/3).
Dikatakan, rombongan pengusaha Australia itu juga mengunjungi Pantai Tanjung Aan dan Bukit Merese untuk melihat secara langsung potensi yang ada di KEK Mandalika. “Ini sejalan dengan keputusan Kedubes Australia untuk fokus ke Lombok dan meningkatkan tempat wisata di Lombok.”
Direktur Pengembangan Indonesia Tourism Development Corporation (PT ITDC), Dharma Setiawan mengatakan, kedatangan delegasi Australia di Lombok dalam rangka Pekan Bisnis atau Bussiness Week Indonesia-Australia yang digelar di Jakarta.
Sebelum ke Lombok, para delegasi asal negeri kanguru itu sudah mengeksplorasi destinasi lain di Indonesia. “Sekarang mereka tertarik dengan Mandalika,” kata Dharma.
Menurut dia, Australia memiliki keunggulan dalam sisi “soft skill” seperti operator hotel. Nantinya, keunggulan tersebut akan dikombinasikan dengan sejumlah investor lain yang membangun konstruksinya.
Kendati begitu, bukan tidak mungkin juga jika para investor Australia menginginkan untuk menanamkan modalnya untuk pembangunan perhotelan dan juga bidang lainnya. “Kita padukan investasi dari negara lain dengan keahlian dari Australia. Karena Australia unggul dalam bidang itu. Hasil kunjungan itu akan ditindaklanjuti dengan pertemuan selanjutnya,” Dharma Setiawan. (art)






