Breaking News
DaerahHeadLine

Walikota M Irwansyah Sediakan Mobil Anti Galau Untuk Warga Kota Pangkal Pinang

×

Walikota M Irwansyah Sediakan Mobil Anti Galau Untuk Warga Kota Pangkal Pinang

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Walikota Pangkal Pinang, Muhammad Irwansyah Rebuin S Sos Msi merupakan salah satu dari sedekit kepala daerah yang begitu peduli kepada warganya.

Sejak dilantik menjadi orang nomor satu di ibukota provinsi Bangka Belitung tersebut dua tahun lalu, sudah banyak ide dan program pro rakyat. Salah satu ide yang dilakukan laki-laki kelahiran Bangka, 1 Juni 1983 itu adalah menyediakan mobil Anti Galau untuk warga Bangka buat mengatasi psikologi.

Mobil Anti Galau tersebut pengelolaannya diserahkan Irwansyah kepada Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Kota Bangka. Ini sebagai solusi buat warga yang hendak berkonsultasi masalah pribadi.

Pekerja sosial LK3, Elismi menjelaskan, mobil Anti Galau ini sudah ada di Kota Pangkal Pinang sejak 2014. Mobil dengan eksterior biru tersebut merupakan sumbangan dari Kementerian Sosial. “Banyak warga yang datang untuk konsultasi masalah keluarga. Kebanyakan ibu-ibu,” kata Elismi.

Masalah mereka macam-macam. Mulai dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), permasalahan ekonomi hingga penanganan anak. Dalam konsultasi ini, petugas tidak hanya menawarkan ide solusi, tetapi juga pembinaan. “Ada pembinaan dari kami, sehingga dapat konsultasi sampai masalahnya terselesaikan.”

Mobil dengan interior cokelat ini dilengkapi dengan layar monitor dan AC. Di dalamnya juga terdapat beberapa kursi empuk sehingga warga dapat ‘curhat’ kepada petugas dengan nyaman. “Kami biasanya stay di pasar atau di kecamatan. Keliling lah,” kata Elismi.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa yang tengah berkunjung ke Pangkal Pinang juga meninjau mobil tersebut. Dia berpesan kepada petugas agar dapat menjadi wadah penampung aspirasi masyarakat. Sehingga mereka dapat mengurangi tingkat stres warga.
“Mobil anti galau ini supaya membangun kebahagiaan, cari solusi dan media konsultasi bagi warga,” ujar Khofifah.

Pada kesempatan itu Mensos mendeklarasikan Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung sebagai kota bebas gelandangan dan anak jalanan. Dia juga mencanangkan program rumah sejahtera untuk ibukota Provinsi Bangka Belitung ini.

Pada kesempatan itu, Khofifah memberikan bantuan untuk penyandang disabilitas, siswa berprestasi hingga anak yatim. Dia membisikkan semangat kepada mereka agar terus berjuang menghadapi hidup dan tetap berprestasi.

“Tadi Pak Wali mengutip ucapan Bung Karno, berikan 10 pemuda, akan kuguncang dunia. Ada pemuda yang mengguncangkan seperti Freddy Budiman. Ada yang mengguncangkan, tapi ISIS. Apa mau seperti itu? Tentu tidak kan. Mengguncang dunia harus karena prestasi,” kata Khofifah.

Memang ada-ada saja program kerja Irwansyah yang menarik untuk menyejahterakan dan melayani kebutuhan warga Pangkal Pinang. Selain menyediakan Mobil Galau, Irwansyah juga melakukan bedah rumah terhadap warga yang tidak mampu.

Irwansyah mengatakan, Pemkot Pangkal Pinang sangat fokus terhadap kesejahteraan masyarakat. Berbagai program yang telah dilakukan, di antaranya adalah bedah rumah.

Saat ini, kata Wawan, masih ada 807 rumah yang masih belum dibedah. Targetnya akhir tahun 2017 seluruh rumah di Pangkal Pinang yang tidak layak huni sudah dibedah.

“Kami sudah bedah 327 rumah. Dananya dari Kemensos dan sumbangan gotong royong para pengusaha,” demikian laki-laki yang akrab disapa Wawan itu kepada Parlementaria.com, Senin (15/8). (art)

Komentar