JAKARTA– China memasang peralatan radar di platform eksplorasi gas dekat dengan perairan yang disengketakan negara itu dengan Jepang di Laut China Timur (LCT).
“Sebab itu, Tokyo mengajukan protes kepada Beijing terkait dengan usaha-usaha China di kawasan yang disengketakan tersebut,” kata juru bicara kementerian luar negeri Jepang seperti dilansir Reuters, Minggu (7/8).
Jepang khawatir bahwa radar yang dipasang China merupakan jenis yang biasa ditemukan pada kapal patroli dan tidak diperlukan untuk pengembangan lapangan gas. “Ini bisa menjadi tanda bahwa China bermaksud untuk menggunakan platform eksplorasi gas di perairan yang disengketakan sebagai stasiun militer,” kata media Jepang.
Menurut juru bicara itu, Jepang menemukan radar pada akhir Juni
dan mengeluarkan protes pada Jumat (5/8) melalui kedutaan Jepang di China. Dalam protes itu Tokyo mendesak Beijing untuk menjelaskan tujuan dari pemasangan radar tersebut.
Jepang telah meminta China menghentikan pembangunan platform eksplorasi minyak dan gas di LCT. Jepang menuduh China telah membangun unilateral meski perjanjian 2008 mempertahankan kerja sama pengembangan sumber daya di daerah itu, dimana tidak ada batas resmi antara mereka.
Sabtu (6/8), Jepang mengeluarkan protes lain ke Beijing setelah kapal penjaga pantai China dan sekitar 230 kapal nelayan
berlayar dekat dengan apa Tokyo anggap sebagai perairan teritorial
di sekitar pulau yang disengketakan di LCT.
“Protes terbaru menambah ketegangan bilateral antara dua negara
Asia atas klaim teritorial dan terjadi kurang dari sebulan setelah
pengadilan arbitrase di Den Haag menolak klaim China di Laut Cina
Selatan,” kata Reuters. (art)






