Breaking News
HeadLinePolhukam

Menara Aifel Dapat Ancaman Bom

×

Menara Aifel Dapat Ancaman Bom

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Menara Eifel yang menjadi simbol atau ikon Kota Paris, Prancis mendapat ancaman bom Jumat (5/8) malam. Namun, polisi tidak menyebutkan siapa yang memberi tahu pihak keamanan tentang ancaman bom tersebut.

Begitu menerima adanya ancaman bom, polisi langsung mengosongkan menara Eiffel dari wisatawan untuk melakukan pembersihan.

Ya, memang Prancis berada dalam siaga tinggi setelah serangkaian serangan kelompok garis keras sejak terjadi serangan di sebuah kafe di jantung kota Paris beberapa bulan silam. Dan, paling baru adalah pembunuhan seorang pendeta pekan lalu di Normandia.

Sebelumnya, dua orang di kereta api cepat di Prancis selatan diperiksa polisi bersenjata setelah petugas kereta menyampaikan keprihatinan atas perilaku mencurigakan. Setelah diperiksa, keduanya dilepas pihak keamanan kota Paris.

Kondektur kereta itu sebelumnya mengumumkan bahwa polisi menangkap beberapa orang di kereta tersebut, yang melakukan perjalanan dari Nice ke Paris.

Penumpang itu menolak menjawab pertanyaan petugas kereta atau menunjukkan karcis mereka. Mereka bertukar kursi dan berbicara di antara mereka dengan isyarat tangan, kata petugas di bagian lain kereta tersebut kepada Reuters

Kereta itu tertunda hampir sejam karena polisi bersenjata mencari gerbong tersebut, sementara penumpang menonton, salah satu dari mereka menangis karena ketakutan.

Kantor berita IS Amaq melansir video menayangkan satu dari dua remaja pembunuh pendeta itu menyerukan serangan lagi di Prancis dan negara sekutu lain, yang melancarkan perlawanan terhadap kelompok keras tersebut.

“Dalam tayangan video 2,5 menit itu, Abdul Malik Nabil Petitjean (19) mendesak sesama pendukung IS menyerang negara sekutu tersebut sebagai tindakan balasan atas yang dia sebut “ribuan serangan udara di tanah kami,” demikian dilaporkan Reuters. (art)

Komentar