Breaking News
DaerahHeadLine

Cuaca Buruk, Nelayan Sabang Tidak Melaut

×

Cuaca Buruk, Nelayan Sabang Tidak Melaut

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Sabang, Provinsi Aceh Darussalam meminta nelayan di pulau ujung Utara Pulau Sumatera tersebut untuk tidak memaksakan diri untuk turun ke laut selama angin kencang dan gelombang tinggi terjadi di samudera Indonesia.

Permintaan itu disampaikan Kepala Stasiun BMKG Kota Sabang, Siswanto dalam siaran persnya yang diterima Indokini.co, Kamis (4/8). Bahkan Siswanto melalui stafnya Haloman memberitahukan para nelayan di Pulau Weh untuk tidak melaut sementara waktu dikarenakan cuaca sedang tidak bersahabat.

“Prakiraan kita, gelombang laut tinggi 1,25 sampai 3 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara meliputi perairan Sabang, Banda Aceh, perairan barat Aceh, Samudera Hindia barat Aceh dan perairan Nias. Beranjak dari prakirawan itu para nelayan diharapkan tidak melaut sementara waktu.”

Dikatakan, angin kencang berhembus di perairan Pulau Weh dan sekitarnya di sebabkan adanya tropical storm nida di laut Cina Selatan. Diperkirakan kecepatan angin lebih 80 km/jam, sehingga memicu pergerakan massa udara dengan sangat cepat di utara Aceh dan termasuk Kota Sabang.

“Analisanya angin kencang dan prospek cuaca di Sabang berlaku sampai 3 hari ke depan. Karena itu, kami mengharapkan nelayan hanya melaut disekitar bibir pantai saja, kemudian untuk pengguna jasa pelayaran dapat meningkatkan kewaspadaan saat berlayar,” pinta Stasion BMKG Cot Ba U, Sukajaya, Kota Sabang itu.

Dikatakan, meskipun dipole mode aktif karena penyimpangan suhu muka laut tidak lebih dari 2,5 C dan posisi MJO yang lemah, maka pasokan massa udara dari barat Sumatera atau Samudera Hindia sangat sedikit sehingga pembentukan awan menjadi berkurang.
Faktor ini menyebabkan wilayah Sabang beberapa hari ke depan tidak terjadi hujan.

Dikatakan, suhu udara untuk 3 hari ke depan diperkirakan berkisar 26 sampai 32 C dengan kelembaban 60 sampai 80 persen. Angin bertiup dari selatan-barat daya dengan kecepatan 20-30 km/jam dan tinggi gelombang berkisar antara 0.5-2.0 meter.

Rangkuman data klimatologi Juli 2016 tercatat observer stamet Kota Sabang yakni, suhu udara 24-32 C dan penyinaran matahari 155 jam sementara tekanan udara 1009.8-1010.3 mb. Kelembaban udara 67- 80 persen dan angin di dominasi dari barat daya dengan kecepatan 15-45 km/jam. (art)

Komentar