JAKARTA– Gunung Api Gamalama di pinggir Kota Ternate, Maluku
Utara kembali menggeliat. Rabu (3/8) pagi, gunung api teraktif di
propinsi kepulauan tersebut mengeluarkan abu vulkanik setinggi
500-600 meter dari kawah.
Petugas Pengamatan Gunung Api wilayah Timur, Martanto
mengatakan semburan abu vulkanik Gunung Gamalama berwarna
putih hingga kelabu condong ke arah timur tenggara dan selatan
Kota Ternate.
Aktivitas gunung api Gamalama juga ditandai dengan peningkatan
kegempaan, yakni gempa hembusan vulkanik dan gempa tremor
beramplitudo 0,5-1,5 mm.
Menurut Martanto, status gunung api Gamalama 1.700 meter diatas
permukaan laut (dpl) tersebut masih waspada level II. “Petugas
pengamatan terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas
vulkanik gunung api Gamalama itu.”
Dikatakan, sesuai ketentuan sudah disampaikan larangan buat
warga untuk melakukan kegiatan di radius 1,5 kilometer dari
puncak gunung.
“Kami mengimbau warga tetap tenang dan jangan mudah percaya
dengan berbagai informasi mengenai perkembangan Gunung
Gamalama kecuali informasi yang dikeluarkan Pos Pengamatan
Gunung Api Gamalama dan pemerintah kota.”
Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemerintah Kota Ternate,
Sutopo Abdullah meminta masyarakat tidak panik namun tetap
waspada. “Kami telah membagikan masker kepada warga,
terutama yang terkena dampak abu vulkanik, terutama di kawasan
utara Kota Ternate,” demikian Sutopo Abdullah. (art)






