Breaking News
HeadLineOlahraga

Bauza Minta Messi Lupakan Copa America

×

Bauza Minta Messi Lupakan Copa America

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Edgardo Bauza yang dipercaya sebagai arsitek tim nasional Argentina untuk Pra Piala Dunia (PPD) zona Amerika Selatan berjanji bakal membujuk Lionel Messi tidak pensiun memperkuat tim Tango.

Edgardo Bauza yang dipercaya Federasi Sepakbola Argentina menangani tim Tango menggantikan Gerardo Martino mengaku, dirinya membutuhkan Messi di Pra Piala Dunia nanti.

Karena itu, pelatih Sao Paulo FC (Brasil) ini minta Messi melupakan kegagalan Argentina menjuarai Copa America Centenario lalu. Tim Tango gagal setelah dalam pertandingan final kalah melalui adu penalti dari juara bertahan Chilie.

Dalam adu penalti itu, eksekusi yang dilakukan Messi gagal membuahkan gol sehingga membuat bintang Barcelona (Spanyol) itu kecewa dan memutuskan pensiun dari tim nasional Argentina. Keputusan Messi itu mengejutkan para pendukung tim nasional Argentina, termasuk Edgardo Bauza.

Ya, memang itu kegagalan keempat secara beruntun di final bagi Messi bersama Argentina. “Saya optimistis perihal Messi. Saya berharap pembicaraan dengan dia akan membantu ia untuk kembali ke tim nasional. Saya ingin menjelaskan kepada Messi apa ide (taktik) saya. Kecemasan terakhir saya adalah posisinya di lapangan,” kata Bauza seperti dikutip oleh harian Argentina La Nacion, Selasa waktu Argentina.

Di Brazil, tempatnya melatih Sao Paulo selama delapan bulan ini, Bauza menyatakan, tidak perlu meyakinkan apapun kepada Messi. “Rencana saya adalah untuk berbicara mengenai sepak bola.”

Bauza berhenti dari pekerjaannya di Sao Paulo untuk menerima lowongan di Argentina dan akan menandatangani kontrak di Buenos Aires, Jumat mendatang.

Ia hanya memiliki beberapa pekan untuk memutuskan skuadnya untuk pertandingan kualifikasi menjamu Uruguay dan melawat ke Venezuela pada pekan pertama September 2016.

“Tidak ada banyak waktu. Skuad pertama saya tidak akan banyak berubah, namun saya ingin berbicara dengan lima atau enam pemain pemimpin,” kata Bauza.

Ia tak ragu dapat menarik pemain, seperti Javier Mascherano, Angel Di Maria dan Gonzalo Higuain. Bauza juga membuka pintu untuk Carlos Tevez yang diabaikan Martino sejak pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Paraguay di Asuncion Oktober silam, di mana sang pemain membela Argentina untuk ke-76 kalinya. “Saya memikirkan Tevez seperti pemain-pemain lainnya. Tevez merupakan pemain yang cukup bagus untuk tim nasional.”

Pelatih yang mantan bek tengah timnas Argentina itu menolak label sebagai pelatih berpola bertahan. Dia merupakan salah seorang yang berpikir bahwa semua harus bertahan. Sepak bola masa kini seperti itu.

“Anda dapat bertahan di setengah lapangan lawan-lawan Anda jika tekanannya tinggi, namun lebih mudah ketika Anda memiliki pemain-pemain dengan kualitas seperti tim Argentina. Banyak opsi yang mereka tawarkan,” pelatih gaek ini.

Argentina berada di peringkat ketiga pada grup kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan yang berisi sepuluh negara, dengan 11 angka dari enam pertandingan, tertinggal dua angka dari Uruguay dan Ekuador.

Empat tim teratas setelah 18 pertandingan melaju ke putaran final di Rusia, sedangkan tim peringkat kelima memainkan pertandingan playoff antarbenua untuk memperebutkan satu tiket. (art)

Komentar