Breaking News
HeadLinePolhukam

Kepri Sepakat Jaga Kerukunan

×

Kepri Sepakat Jaga Kerukunan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Untuk menghindari konflik yang berbau sara seperti terjadi di Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara, Sabtu (30/7) dinihari, Polda Kepulauan Riah (Kepri) mengumpulkan sejumlah pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

“Tindak lanjut dari kejadian itu, kami kumpulkan semua tokoh dan pemuka agama di Kepri khususnya Batam. Ini untuk menghindari terjadinya kasus serupa di Kepri,” kata Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian di Batam, Minggu (31/7).

Dikatakan, dalam pertemuan semua pihak sepakat menjaga kerukunan, kedamaian dan menghindari hal-hal yang bisa memicu berbagai jenis konflik.

“Intinya semua sepakat menjaga kerukunan, kedamaian dan keamanan di Kepri. Semua tidak ingin terjadi hal seperti di Sumatera Utara,” kata dia.

Kapolda mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu berunsur SARA yang bisa merusak keamanan dan memecah belah kesatuan antarumat beragama di Kepri.

“Butuh komitmen bersama menjaga kedamaian dan keamanan. Para tokoh agama sudah berkomitmen, maka masyarakat juga harus berpikir jernih, berkomitmen dan tidak mudah terpancing isu-isu negatif,” kata Sam.

Kepri khususnya Kota Batam sebagai daerah industri saat ini dihuni masyarakat yang berbeda-beda suku, agama, adat dan budaya dari seluruh wilayah Indonesia.

Sebelumnya, kerusuhan massa terjadi di Tanjungbalai Sumatera Utara, Sabtu (30/7) dinihari. Sekelompok massa merusak sejumlah vihara, klenteng dan bangunan yayasan sosial, bahkan membakar delapan mobil.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyatakan kerusuhan massa di Tanjungbalai Sumatera Utara diduga berlatar belakang persoalan individu dalam kehidupan bertetangga.

“Agar masyarakat tak terprovokasi karena ini persoalan individu, diminta berpikiran jernih dalam menyikapi masalah ini,” kata Tito Karnavian melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (30/7). (art)

Komentar