JAKARTA– Kecelakaan Longboat Indo Kapuas di Perairan Olak-Olak Pinang, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, 13 Desember lalu yang menelan korban jiwa menjadi perhatian Wakil Ketua MPR Oesman Sapta.
Dalam kecelakaan tersebut, puluhan orang meninggal itu dan yang selamat dilarikan ke rumah sakit. Longboat Indo Kapuas mengalami kecelakaan akibat angkutan umum ini kelebihan muatan.
Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai wakil rakyat dari Kalbar, memberikan santunan kepada para korban yang meninggal Rp10 juta. “Santunan itu nantinya akan disalurkan melalui Bupati. Saya berharap kecelakaan yang terjadi segera ditangani pihak terkait, terutama yang yang memberi izin pada angkutan yang melintasi sungai Kapuas itu,” kata OSO di posko pencarian kecelakaan Longboat di Rasau Jaya, kemarin.
Menurut OSO, bukan hanya dinas perhubungan saja yang bertanggungjawab, namun pihak kepolisian juga harus bertanggungjawab mengawasi setiap keberangkatan transportasi di sungai ini.”Polisi juga bertanggung jawab.”
Kronologinya, Longboat yang mempunyai jalur trayek Padang Tikar-Rasau Jaya itu mengangkut 53 penumpang. Padahal daya angkutnya hanya 40 penumpang. Dalam perjalanan, Longboat itu menabrak potongan kayu yang terapung di sungai. Setelah menabrak kayu itu kemudian perahu terbalik.
Setelah itu, Tim SAR langsung bergerak mencari penumpang yang hilang. Karena itu Oesman Sapta mengapresiasi gerak cepat Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian para korban yang tak kenal lelah, siang maupun malam tersebut. “Kita apresiasi Tim SAR yang membantu pencarian korban,” demikian OSO. (art)






