Breaking News
HeadLinePolhukam

Ruhut Sitompul: Kocok Ulang Pimpinan DPR

×

Ruhut Sitompul: Kocok Ulang Pimpinan DPR

Sebarkan artikel ini

pimpinan dprJAKARTA – Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul dari Fraksi Demokrat mengatakan sudah saatnya kursi pimpinan DPR dikocok ulang demi nama baik DPR RI. Karena itu sebagai pimpinan DPR RI untuk tidak bermain-main.

“Setelah kau tidak patuh MKD, maka ini sanksi berat karena itu kau harus di-antar waktu-kan, diberhentikan dan kita semua demi menyelamatkan DPR dari kehancuran karena ulah kalian, segera kocok ulang lagi pimpinan DPR,” tegas Ruhut pada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (17/11).

Karena itu Ruhut mengingatkan, Novanto untuk jangan terus bermain-main. “Hei Setya Novanto komandanku Ketua DPR, ingat ada pepatah ada asap karena ada api, karena itu kau jangan main api karena nanti terbakar. Ada satu lagi aku perlu ingatkan, sepandai-pandainya tupa melompat akhirnya jatuh juga,” kata Ruhut.

Menurut Ruhut, manuver ‘komandannya’ itu selama ini. “Jangan lupa kasus Bank Cassie Bank Bali, jangan lupa kasus Donald Trump, kasus PON, kau jangan lupa juga pelat nomor mobil Jaguarmu, akhirnya kau kena batunya di Freeport. Karena itu kau mesti ingat kita yang membentuk MD3 tapi kau malah melanggar MKD, kau dipanggil tidak mau datang, sekarang rasakan sudah,” pungkasnya.

Pada Senin (16/11) Menteri ESDM Sudirman Said melaporkan Ketua DPR Setya Novanto ke MKD DPR atas dugaan pencatutan nama Presiden Jokowi dan Wapres JK untuk meminta saham ke PT Freeport Indonesia. Laporan Sudirman ke MKD disertai transkrip rekaman percakapan Novanto, pengusaha R, dan pimpinan PT Freeport.

Untuk transkrip yang dilaporkan ke MKD, Sudirman Said mengatakan transkrip tersebut berasal dari rekaman percakapan dalam pertemuan pimpinan PT Freeport dengan Setya Novanto dan pengusaha minyak berinisial R. Pertemuan itu dihelat di sebuah hotel di kawasan Pacific Place 8 Juni 2015 lalu pada pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. Pertemuan itu adalah pertemuan ketiga.

Setya Novanto membantah disebut mencatut nama Presiden Jokowi. Novanto yang hari ini berkali-kali ditanya wartawan soal isu pencatutan nama Presiden dan Wapres bertahan dengan jawabannya, dirinya tak pernah melakukan pencatutan. “Yang jelas saya selaku pimpinan DPR tidak pernah untuk bawa-bawa nama presiden atau mencatut nama Presiden,” kata Novanto. (chan/mun)

Komentar