Breaking News
Ekonomi

Kadin Diharapkan Mampu Buka Peluang Usaha

×

Kadin Diharapkan Mampu Buka Peluang Usaha

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli berharap agar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dapat membuka peluang usaha baru dalam industri perikanan.

Dengan begitu, kata Rizal Ramli sebelum membuka Musyawarah Nasional VIII Kadin Indonesia, Senin (19/10) malam, Indonesia dapat meningkatkan ekspor industri perikanan. “Potensi perikanan Indonesia paling besar di dunia dimana duapertiga wilayah Indonesia adalah laut.”

Agenda utama dalam Munas tersebut memilih Ketua Umum Kadin Indonesia yang baru.

Rizal Ramli juga mengharapkan agar Kadin Indonesia di bawah kepeminpinan yang baru nantinya memiliki visi yang lebih tangguh.

“Ke depan, Kadin Indonesia betul-betul ngurusin Kadin di daerah. Ada 34 Kadin di daerah yang selama ini dilupakan. Kami ingin Kadin ini betul-betul mengurusi, ngemong dan memberikan kesempatan kepada 34 kadinda di provinsi,” kata Rizal.

Pada kesempatan serupa, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin, Oesman Sapta Odang (OSO) juga berharap agar Ketua Umum Kadin yang baru memiliki kepedulian kepada daerah dan pemerintah. Dengan sinergitas Kadin dan pemerintah, ekonomi riil akan berjalan sesuai dengan mekanisme sistem yang dibangun pemerintah.

“Kadin harus menjadi partner pemerintah bukan menjadi musuh pemerintah, bukan juga menjadi penentang pemerintah. Jadi harus sinergi antara pemerintah dan Kadin, baik ditingkat pusat maupun ditngkat provinsi dan kabupaten kota itu yang harus. Dan itu harapan presiden kita,” tegas OSO, sapaan akrab Oesman Sapta Odang.

Kadin menggelar Musyawarah Nasional (Munas) VIII untuk memilih ketua umum menggantikan posisi yang ditinggal Rizal Ramli karena yang bersangkutan dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya.

Sedikitnya ada tujuh pengusaha yang sudah mencalonkan diri untuk berebut Ketua Umum Kadin. Mereka terdiri dari dua kubu, yakni dari Kadin yang dipimpin Suryo Bambang Sulisto dan Kadin yang telah ditinggalkan jabatannya oleh Rizal Ramli.

Pelaksana Harian Ketua Umum Kadin Indonesia, Zainal Bintang mengatakan,Munas ini sekaligus untuk menggabungkan organisasi pengusaha yang pecah jadi dua. “Dua Kadin tidak ada yang diuntungkan,” ungkap Zainal.

Calon Ketua Umum dari Kadin yang diketuai Suryo Bambang Sulisto adalah Rosan P Roeslani, Maxi Gunawan, Dato Sri Tahir, dan Rachmat Gobel, sedangkan calon Ketua Umum dari Kadin yang ditinggalkan Rizal Ramli adalah Ismanu Soemiran, Eddy Ganefo dan Zainal Bintang. “Bagi yang ingin mencalonkan diri silakan, semua terbuka untuk anggota Kadin, tidak ada persyaratan khusus.”

Munas Kadin ke-VIII berlangsung 22 Oktober 2015. Rizal Ramli sudah mengundurkan diri pada 19 Juli lalu setelah diangkat menjadi Komisaris Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk 17 Maret 2015. (art)

Komentar