JAKARTA– Sebagai orang Timur, Presiden Joko Widodo (Jokowi) harusnya memiliki budaya malu. Karena gagal membenahi bangsa dan negara sesuai dengan janji-janjinya pada kampanye pilpres lalu, lebih baik yang bersangkutan mundur dari jabatannya.
Seperti tradisi orang Jepang, kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond J Mahesa, mereka mundur dari jabatannya bila tidak menjalankan tugasnya sebagai pejabat publik.
Menurut Desmon, Presiden Jokowi telah gagal membenahi bangsa dan negara ini. Karena kebijakan-kebijakannya yang tidak populer, rakyat hiudup semakin sengsara.
“Jangankan mengurus ekonomi, masalah asap akibat pembakaran lahan perkebunan dan hutan saja bencana, Jokowi tidak mampu menanganinya dengan baik.”
Sudah ribuan rakyat, kata Desmon, sakit saluran pernafasan dan beberapa lainnya meninggal akibat asap tersebut. “Ya kalau memang tidak mampu memimpin pemerintahan ini, lebih baik mundur,” kata Desmond, Selasa (20/10).
Politisi Partai Gerindra ini menilai kalau Jokowi sudah putus urat malunya lantaran belakangan ini kebijakannya keluar dari program Nawacita. Di antaranya soal revisi UU KPK yang hingga kini masih ditunda. “Kalau semangatnya memberantas korupsi ya harusnya dicabut aja, kenapa harus ditunda,” demikian Desmon. (art)






