JAKARTA Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Budi Waseso mengatakan, jumlah petugas yang dimiliki badan yang dia pimpin untuk memberantas peredaran narkoba di tanah air jauh dari cukup.
Saat ini, kata Budi Waseso dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI, Selasa (6/9), BNN hanya memiliki sekitar 4.000 petugas. “BNN membutuhkan tambahan 70.000 petugas lagi. Idelnya, BBN memiliki 74.000 petugas untuk menangani pemberantasan peredaran narkoba di seluruh Indonesia,” kata laki-laki yang akrab dipanggil Buwas tersebut.
Selain personel jauh dari cukup, pemberantasan peredaran narkotika oleh BNN juga belum berjalan optimal karena kurang peralatan dan dukungan anjing pelacak. Untuk itu, BNN punya rancangan besar untuk peningkatan kemampuan organisasi.
Hal yang direncanakan yakni tambah penyidik, peningkatan peralatan teknologi, penambahan persenjataan dan K-9. Pihaknya merencanakan peningkatan sistem terpadu di bandara dan pelabuhan.
BNN juga menyiapkan penguatan kerja sama internasional, pemanfaatan aset Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) kejahatan narkotika secara akuntabel, transparan dan peningkatan keahlian penyidik BNN.
Dalam RDP itu, sejumlah anggota Komisi III DPR mengharapkan BNN terus meningkatkan kinerja. Daeng Muhammad dari Fraksi PAN misalnya, minta pemerintah mengalokasikan anggaran yang tepat untuk operasional BNN termasuk peningkatan kapasitas organisasi. Dwi Ria Latifa meminta BNN memastikan penanganan kasus-kasus besar penyalahgunaan narkoba bisa dituntaskan. (art)






