JAKARTA– Walau belakangan sempat mendapat sorotan negatif dari segelintir pihak. Namun, Badan Narkotika Nasional (BNN) tetap berjuang membentas peredaran barang haram itu. BNN tidak surut, soalnya narkoba merusak pemuda sebagai generasi penerus bangsa.
Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Pol Budi Waseso tetap pada komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya dan mendukung terciptanya penegak hukum yang bersih.
Itu disampaikan laki-laki yang akrab dipanggil Buwas ini terkait beredarnya pemberitaan pesan singkat yang mengatasnamakan Harris Azhar (KontraS) yang menceritakan bagaimana tereksekusi mati Freddy Budiman, dalam tulisannya berjudul ‘Cerita Busuk dari Seorang Bandit’.
Yang menyebutkan pejabat BNN menyalahgunakan kewenangan dan jabatannya membantu Freddy Budiman dalam melancarkan bisnis Narkoba, yang juga di posting dalam fanpage facebook resmi milik KontraS (tanpa tanggal) 2014 dan disebarluaskan kembali oleh berbagai media terutama media online.
“Melalui pesan ini, Kepala BNN kembali menegaskan, pihaknya tetap pada komitmen semula dalam memberantas narkotika hingga ke akar-akarnya dan mendukung terciptanya aparat penegak hukum yang bersih,” kata Kabag Humas BNN, Kombes Pol Slamet Pribadi dalam siaran pers yang diterima Parlementaria.com, Jumat (5/8).
Malah Buwas meminta yang mengatasnamakan Harris Azhar selaku penulis berita dapat membuktikan yang diungkapkan Freddy dalam kesaksiannya.
“BNN juga mendukung aparat penegak hukum dalam mengusut tuntas kebenaran berita itu. Jika terbukti, oknum BNN membantu Freddy dalam melancarkan bisnis Narkoba, BNN akan memberikan sanksi sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” kata Slamet. (art)






