Breaking News
Ekonomi

Pesan Rofi Munawar Buat Dirut Pertamina yang Baru

×

Pesan Rofi Munawar Buat Dirut Pertamina yang Baru

Sebarkan artikel ini

PARLEMENTARIA.COM–Elia Massa Manik telah ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) oleh Dewan Komisaris menggantikan Dwi Sutjipto yang diberhentikan mendadak awal Februari lalu.

Pengangkatan Elia ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-52/MBU/03/2017, yang diserahkan oleh Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei, dan Konsultan Gatot Trihargo dan disaksikan oleh Komisaris Utama Pertamina Tanri Abeng di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (15/03/2017).

Anggota Komisi VII DPR RI Rofi Munawar menyampaikan beberapa pesan buat Elia agar mampu membawa perusahaan plat merah tersebut lebih efisien dan kompetitif. Selain itu sejumlah tantangan pun menanti di tengah industri Migas yang masih belum bergairah.

“Tugas Dirut Pertamina yang baru ke depan tidak ringan, selain juga harus meningkatkan kolektifitas kerja secara internal. Dirut baru juga dituntut secara eksternal terampil menghadapi kondisi industri Migas yang masih lesu dan semakin kompetitif di tingkat global,” pesan Rofi, di Jakarta, Minggu (19/03/2017).

Rofi menambahkan, ada sejumlah catatan yang harus diperhatikan oleh Elia Massa Manik sebagai direktur PT Pertamina. Di sektor Hulu, kinerja eksplorasi yang telah dicapai sepanjang Tahun 2016 harus dipertahankan dan ditingkatkan segar maksimal. Terlebih, secara nasional kinerja eksplorasi Migas mengalami stagnasi dalam beberapa tahun terakhir.

Adapun di sektor hilir, pemenuhan kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi akan Bahan Bakar Minyak (BBM) harus diimbangi dengan diversifikasi produk yang beragam dan pola distribusi yang semakin baik.

“Belum lagi persoalan revitalisasi kilang minyak dan perbaikan tata niaga BBM,” jelas wakil rakyat PKS dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII ini.

Catatan lainnya, Rofi berpesan agar Elia harus mampu membuktikan bahwa dirinya bisa fokus dalam mendorong peningkatan kinerja perusahaan. Tidak boleh terjebak kepada kepentingan non korporasi. Mengingat, Pertamina selama ini merupakan salah satu badan usaha milik pemerintah yang strategis, karena memiliki  aset dan profit yang lebih besar dibandingkan badan usaha lain.

“Pertamina harus mampu memantaskan dirinya menjadi perusahan yang mampu menjadi back bone (tulang punggung) energi Migas nasional, Hal itu bisa terwujud sepanjang perusahaan tersebut fokus pada visi dan strategi yang sudah ditetapkan untuk menjadi perusahaan energi kelas dunia pada 2025,” lugas Rofi’.

Sebagai Informasi, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memutuskan pada hari Jumat, (16/3) Elia Massa Manik sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) menggantikan Dwi Soetjipto, yang diberhentikan pada 3 Februari 2017. Elia Massa Manik sebelumnya menjabat Direktur Utama Holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III. (chan)

Komentar