Breaking News
BerandaBERITA UMUMHeadLineNasionalUmum

Negara Hadir di Jalur Mudik: Hutama Karya Siapkan 17 Armada Bus Gratis Lintas Jawa–Sumatra

×

Negara Hadir di Jalur Mudik: Hutama Karya Siapkan 17 Armada Bus Gratis Lintas Jawa–Sumatra

Sebarkan artikel ini

Parlementaria.com — Mudik selalu lebih dari sekadar perjalanan. Ia adalah peristiwa sosial terbesar bangsa ini—tentang rindu yang menunggu ditunaikan, tentang keluarga yang ingin kembali dipeluk. Setiap menjelang Idulfitri, jutaan orang bergerak serentak, membentuk arus besar yang tak hanya membutuhkan infrastruktur, tetapi juga kepastian keselamatan.

Di momentum itulah negara kembali mengambil peran. Melalui program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026, PT Hutama Karya (Persero) menyiapkan 17 armada bus untuk melayani pemudik di koridor Trans Jawa dan Trans Sumatra. Inisiatif ini menjadi bagian dari sinergi BUMN dalam mendukung perjalanan yang lebih aman, tertib, dan nyaman pada Angkutan Lebaran 1447 Hijriah.

Tema tahun ini—Mudik Aman, Berbagi Harapan—menjadi penegasan bahwa kehadiran BUMN tidak berhenti pada pembangunan jalan tol dan konektivitas antarwilayah, tetapi juga pada kebermanfaatan langsung bagi masyarakat.

Rute yang disiapkan mencakup Jakarta menuju Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang melalui Tol Trans Jawa. Sementara di Sumatra, perjalanan difasilitasi menuju Pekanbaru, Padang, dan Palembang melalui Tol Trans Sumatra—ruas strategis yang selama ini menopang mobilitas dan distribusi ekonomi regional.

Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menegaskan bahwa program ini tidak semata menghadirkan fasilitas transportasi gratis, tetapi memastikan standar keselamatan dan ketertiban tetap menjadi prioritas utama.

“Melalui program ini, Hutama Karya berupaya menghadirkan layanan perjalanan yang aman dan nyaman, sehingga masyarakat dapat kembali ke kampung halaman dengan lebih tenang dan terencana,” ujarnya. Ia juga mengingatkan para peserta untuk mencermati ketentuan yang berlaku serta mengikuti arahan panitia agar proses keberangkatan berjalan lancar dan selamat sampai tujuan.

Penegasan tersebut menjadi penting di tengah kompleksitas arus mudik nasional yang setiap tahun melibatkan jutaan perjalanan darat. Infrastruktur yang telah dibangun harus diimbangi dengan tata kelola perjalanan yang disiplin dan terorganisir.

Pendaftaran program dibuka secara daring pada 20–28 Februari 2026 dan dapat ditutup lebih cepat apabila kuota terpenuhi. Manajemen Hutama Karya juga menegaskan bahwa tiket tidak boleh diperjualbelikan dalam bentuk apa pun—sebuah komitmen untuk menjaga integritas dan keadilan akses bagi masyarakat.

Lebih dari sekadar penyediaan bus, Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 adalah simbol sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Negara tidak hanya membangun jalan pulang—tetapi juga memastikan perjalanan itu aman, tertib, dan penuh harapan. (sal)

Komentar