Breaking News
Nasional

Potensi Hujan Lebat Masih Terjadi di Jawa, Waspadai Lereng Rawan Longsor

×

Potensi Hujan Lebat Masih Terjadi di Jawa, Waspadai Lereng Rawan Longsor

Sebarkan artikel ini
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 75?

PARLEMENTARIA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang masih berpeluang terjadi hingga 21 Februari 2026, khususnya di wilayah Pulau Jawa.

Kondisi ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Seperti yang terjadi di wilayah kabupaten/kota di Pulau Jawa, potensi hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang telah memicu banjir, longsor pada tebing yang jenuh air, kerusakan infrastruktur, hingga gangguan transportasi dan kelistrikan.

Karena itu, BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui optimalisasi posko siaga, pemantauan debit sungai, waduk, dan tanggul, serta pengawasan wilayah lereng rawan longsor.

“Penyebarluasan informasi peringatan dini, simulasi evakuasi, serta kesiapan personel dan peralatan menjadi langkah krusial dalam mengurangi risiko korban jiwa dan kerugian material,” kata Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB yang dikutip media ini, Kamis (19/2/2026).

BNPB mengajak seluruh pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti informasi resmi dari pemerintah, serta melakukan langkah mitigasi mandiri seperti membersihkan saluran air, memangkas dahan pohon rawan tumbang, dan menyiapkan rencana evakuasi keluarga.

Kesiapsiagaan kolektif menjadi kunci dalam meminimalkan risiko serta mempercepat penanganan dan pemulihan dampak bencana di berbagai wilayah,” imbaunya.

BNPB mendorong pemerintah daerah untuk penguatan koordinasi lintas sektor, kesiapan personel, serta pengecekan sarana prasarana evakuasi dan logistik menjadi prioritas guna mengantisipasi potensi bencana susulan.

Sebagai bentuk upaya pencegahan dan penanganan darurat terpadu, BNPB terus melakukan koordinasi dan pendampingan kepada pemerintah daerah guna memastikan seluruh rangkaian upaya tersebut dapat dilakukan semaksimal mungkin. (*)

Komentar