PARLEMENTARIA.COM – Hasil Survei Median menempatkan tiga calon presiden yang memiliki elektabilitas tinggi, yaitu Prabowo Subianto (27,8 %), Anies Baswedan (19,9 %), dan Dedi Mulyadi (17,4 %).
Menurut pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga, temuan itu menjadi menarik bila dikaitkan dengan elektabilitas kandidat pasangan capres-cawapres 2024. Hanya Prabowo dan Anies yang elektabilitasnya tinggi. Sementara elektabilitas Ganjar Pramono terjun payung hanya 3,3 persen.
“Hal itu mengindikasikan, Prabowo dan Anies masih dapat menjaga elektabilitas. Bahkan Anies yang tidak memiliki jabatan apa-apa elektabilitasnya tetap kompetitif,” kata Jamil kepada media ini, Rabu (21/1/2026).
Sementara elektabilitas yang menjadi cawapres pada pilpres 2024 juga menunjukkan elektabilitas yang rendah. Gibran Rakabuming elektabilitasnya hanya 2,4 persen, Mahfud MD 1,6 persen, dan Muhaimin Iskandar tidak muncul elektabilitasnya.
“Jadi, Gibran yang menjadi wapres saja elektabilitas sangat rendah. Bahkan elektabilitas Gibran kalah dengan Agus Harimurti Yudhoyono (2,9 %). Ini menunjukkan, Gibran selama menjadi wapres tidak dinilai masyarakat menjadi kandidat capres yang potensial,” kata Jamil.
Menariknya menurut Jamil Dedi Mulyadi memiliki elektabilitas jauh meninggalkan Gibran. Dan itu artinya, Dedi Mulyadi lebih memiliki nilai jual sebagai capres daripada Gibran.
“Jadi, kalau Anies dan Dedi Mulyadi tetap dapat menjaga integritasnya kiranya dapat menjadi saingan berat Prabowo pada Pilpres 2029. Meskipun bagi Dedi Mulyadi bersaing dengan Prabowo sangat tidak menguntungkan karena dari partai yang sama, Gerindra,” katanya.
Karena itu, menurutnya, ada kemungkinan persaingan pada Pilpres 2029 masih Prabowo dan Anies. Hal itu bisa terjadi bila nantinya presidential threshold benar-benar nol persen sebagaimana yang diputus Mahkamah Konatitusi.
“Dengan begitu, bila Partai Gerakan Rakyat nanti lolos verifikasi dengan sendirinya dapat mengusung Anies pada Pilpres 2029. Kalau ini terjadi, kiranya Pilpres 2029 akan ketat dan menegangkan,” kata Jamil. (*)






