Breaking News
BerandaHeadLineNasionalPolhukam

Mayjen TNI (Purn) Dr. Syamsu Djalal Wafat di RSPAD Jakarta

×

Mayjen TNI (Purn) Dr. Syamsu Djalal Wafat di RSPAD Jakarta

Sebarkan artikel ini

Parlementaria.com – Kabar duka datang dari keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI). Mayjen TNI (Purn) Dr. Syamsu Djalal meninggal dunia dinihari tadi di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.

Almarhum dikenal sebagai mantan Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI serta pernah mengemban amanah strategis sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) di Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Sepanjang pengabdiannya, Syamsu Djalal dikenal sebagai perwira tinggi yang tegas, disiplin, serta memiliki integritas dan loyalitas tinggi terhadap negara.

Dr. Syamsu Djalal lahir di Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada 22 Desember 1943. Ia meniti karier militer melalui pendidikan Akademi Militer, kemudian mengikuti berbagai pendidikan lanjutan dan pengembangan keahlian di lingkungan TNI, khususnya di bidang hukum, kepolisian militer, dan intelijen.

Selain pendidikan militer, almarhum juga menempuh pendidikan tinggi hingga meraih gelar doktor (S3), yang memperkuat perannya dalam bidang penegakan hukum dan kebijakan strategis negara. Terakhir, almarhum adalah seorang pengacara.

Karier dan Jabatan di TNI

Sebagian besar perjalanan karier militer Syamsu Djalal dijalani di Korps Polisi Militer TNI Angkatan Darat. Sejumlah jabatan penting yang pernah diembannya antara lain:

Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) Garnisun Tetap I/Jakarta, Perwira Staf di lingkungan Pusat Polisi Militer TNI, Komandan Polisi Militer Daerah Militer (Pomdam) di beberapa wilayah strategis, dan Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI periode 2007-2000.

Di puncak karier militernya, ia menyandang pangkat Mayor Jenderal TNI, sebelum memasuki masa purnawirawan.

Usai purnatugas dari militer, Syamsu Djalal tetap dipercaya negara untuk mengemban tugas strategis. Ia pernah menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) di Kejaksaan Agung RI, posisi yang berperan penting dalam fungsi intelijen penegakan hukum dan koordinasi antar-lembaga negara.

Selain itu, almarhum juga dikenal aktif sebagai praktisi dan tokoh hukum, serta kerap dimintai pandangan dalam isu-isu kebangsaan dan ketatanegaraan.

Kiprah Organisasi Kemasyarakatan

Selain pengabdian di institusi negara, Mayjen TNI (Purn) Dr. Syamsu Djalal juga dikenal luas sebagai tokoh organisasi kemasyarakatan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI), organisasi kemasyarakatan yang bergerak dalam bidang kebangsaan, nasionalisme, dan sosial kemasyarakatan.

Di bawah kepemimpinannya, LMPI dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, penguatan wawasan kebangsaan, serta menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebagai tokoh Minangkabau, Syamsu Djalal juga memiliki perhatian besar terhadap organisasi kedaerahan. Ia tercatat cukup lama menjabat sebagai Dewan Penasihat Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) dan aktif membina solidaritas perantau Minang di berbagai daerah.

Sejak lama, almarhum menetap di lingkungan POMAD, Ciluar, Kota Bogor, dan tetap menjalin silaturahmi erat dengan keluarga besar Polisi Militer, tokoh masyarakat, serta organisasi kedaerahan.

Ucapan Duka

Ucapan duka mendalam disampaikan oleh mantan Wali Kota Padang, Fauzi Bahar, yang juga berlatar belakang TNI Angkatan Laut dan kini menjabat Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM).

“Beliau adalah salah satu jenderal asal Minang yang tegas, disiplin, namun sangat bersahabat dengan siapa saja,” kata Fauzi Bahar.

Syamsu Djalal juga tokoh Minang pertama yang mendorong Fauzi Bahar menjadi calon dan kemudian terpilih menjadi Walikota Padang dua periode.

Kepergian Mayjen TNI (Purn) Dr. Syamsu Djalal menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga dan institusi TNI, tetapi juga bagi masyarakat Minangkabau dan bangsa Indonesia. (*)

Komentar