Parlementaria.com— Kementerian Pariwisata terus memperluas promosi destinasi Indonesia di pasar Malaysia melalui pelaksanaan Familiarization Trip (famtrip) bertajuk “Wonderful Indonesia Journey” yang digelar pada 11–14 November 2025. Program ini menghadirkan tujuh pelaku usaha wisata (Travel Agent/Tour Operator) dari Kuala Lumpur untuk menjelajahi Batu, Malang, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, serta Kota Surabaya.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama industri pariwisata Indonesia–Malaysia. “Jawa Timur memiliki kombinasi lengkap antara keindahan alam, budaya, hingga wisata buatan yang terus berkembang. Ini yang ingin kami tampilkan kepada pasar Malaysia,” ujarnya.
Sepanjang 2025, Kemenpar telah menjalankan berbagai strategi penetrasi pasar Malaysia, mulai dari famtrip Jakarta–Bandung, Business Matching di tiga kota Malaysia, partisipasi dalam MATTA Fair Kuala Lumpur, hingga famtrip Sumatera Barat. Malaysia sendiri tercatat sebagai penyumbang wisatawan mancanegara terbesar, dengan 1,95 juta kunjungan hingga September 2025, atau 72% dari target tahun ini.
Secara khusus untuk Jawa Timur, Malaysia menjadi pasar utama dengan 94.051 wisatawan pada 2024, menunjukkan tingginya minat terhadap destinasi di provinsi tersebut. Pemilihan Jatim sebagai lokasi famtrip dinilai tepat karena daerah ini dinilai siap naik kelas dalam pengelolaan pariwisata yang inovatif dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari program, Kemenpar juga menggelar mini table top yang mempertemukan pelaku industri wisata Jawa Timur dengan para buyer Malaysia. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk kerja sama jangka panjang dan membuka peluang paket wisata baru untuk pasar Malaysia.
Made menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan kampanye global Wonderful Indonesia #GoBeyondOrdinary, yang mendorong pengalaman wisata autentik sekaligus meningkatkan minat wisatawan Malaysia untuk menjelajahi lebih banyak destinasi di Indonesia.) *)






