Breaking News
BerandaHeadLineNasional

Kemenpar Perkuat Sinergi Menuju Co-Branding 5.0 Lewat WICF 2025

×

Kemenpar Perkuat Sinergi Menuju Co-Branding 5.0 Lewat WICF 2025

Sebarkan artikel ini

Parlementaria.com— Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat kolaborasi dengan 49 mitra co-branding Wonderful Indonesia melalui penyelenggaraan Wonderful Indonesia Co-Branding Forum (WICF) 2025 di Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menyampaikan bahwa forum ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan arah promosi pariwisata tahun mendatang sekaligus mengakselerasi penerapan konsep Co-Branding 5.0. Ia menegaskan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memperkuat posisi pariwisata Indonesia di tingkat global.

WICF 2025 mengusung tema “Strengthening Collaboration Toward Co-Branding 5.0” dengan tujuan membangun ekosistem pariwisata yang lebih kreatif, inklusif, dan berkelanjutan. Forum ini juga menjadi ruang berdiskusi bagi pemerintah dan pelaku industri dalam merespon perubahan tren wisata global.

Dalam kesempatan tersebut, Kemenpar memaparkan lima program unggulan yang tengah dijalankan, yaitu Gerakan Wisata Bersih, Tourism 5.0, Event Berbasis IP Indonesia, Desa Wisata, dan Pariwisata Berkualitas. Kelima program ini menjadi fondasi kolaborasi dengan para mitra co-branding.

WICF 2025 juga menghadirkan sesi business matching untuk membuka peluang kemitraan baru, mulai dari pengembangan produk hingga kampanye promosi bersama. Mekanisme ini diharapkan menghasilkan inisiatif pemasaran yang lebih efektif dan berdampak bagi industri pariwisata.

Kemenpar turut menyampaikan perkembangan kampanye global “Go Beyond Ordinary” yang diperkenalkan pada World Travel Market (WTM) London 2025. Kampanye tersebut menonjolkan tiga pilar utama pariwisata Indonesia—gastronomy, wellness, dan marine tourism—untuk menguatkan citra destinasi yang autentik dan berkelanjutan.

Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata, Firnandi Gufron, menyebut sinergi pemerintah dan mitra menjadi kunci keberlanjutan program co-branding. Ia berharap kerja sama yang terbangun mampu memperluas jangkauan promosi sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di pasar internasional. (@l/rls)

Komentar